Jangan Terkecoh!, Bagian Ketiga

Standard

01. Perlu diketahui bahwa Allah mengizinkan pasangan yang menikah bercumbu agar mereka menikmati kesatuan jasmani secara wajar, lembut, dan saling mengasihi yang akan disudahi sekitar 75 tahun kemudian. Allah menciptakan percumbuan untuk seks, seks untuk perkawinan, dan perkawinan untuk kehidupan. Berciuman bibir dengan orang yang Anda sangat sukai terasa menyenangkan. Memang seharusnya begitu! Namun, perasaan (menyenangkan saat itu, tambahan Penulis) tidak berarti bahwa yang Anda lakukan itu benar! Allah menciptakan perasaan. Ia tahu Anda mempunyai perasaan selama Anda hidup, dan Ia ingin agar perasaan dan gairah Anda terhadap seks menyenangkan untuk kehidupan Anda, bukan untuk dinodai di suatu pesta dansa sekolah (mau pun saat-saat tertentu lainnya, tambahan Penulis).

02. Pada saat nafsu timbul dan Anda ingin bertindak lebih jauh, maka akan terjadi dosa. Cinta menunggu. Nafsu menginginkan. Cinta tidak bisa menunggu untuk memberikan yang murni dan mulia. Nafsu tidak bisa menunggu untuk mengambil. Cinta memulihkan. Nafsu melukai. Cinta aman. Nafsu mementingkan diri sendiri. Nafsu akan berakhir. Cinta abadi.

03. Dalam Alkitab, Allah menghargai seorang pria yang menikah dengan wanita yang tepat dengan cara yang tepat dan pada waktu yang tepat, namun Ia menegur pria yang menikah dengan wanita yang tidak tepat dengan cara yang tidak tepat pada waktu yang tidak tepat. Hadiah pernikahan dibungkus dengan kemurnian dan seuntai pita berwarna putih. Bagi pria, hadiah itu dibungkus dengan tuxedo (jas putih celana hitam) berupa kepercayaan, pikiran yang murni dan jernih, serta kesabaran seumur hidup. Setiap tahun yang Anda lewati dalam masa penantian dan setiap kesempatan berhubungan intim yang Anda tangguhkan hanya untuk suami atau istri Anda saja nantinya ibarat sebuah tabungan di bank yang pada saatnya akan menghasilkan bunga “sampai kematian memisahkan Anda.”

04. Anda tidak bisa memiliki keduanya, seks di luar nikah dan sekaligus yang terbaik dari Allah. Allah tidak bodoh. Ia memberi cinta dan seks sejati suatu kedudukan tertinggi, yang hanya bisa dicapai oleh suami istri yang monogami dan bermoral dalam suatu hubungan intim yang dipenuhi Roh.

05. Para siswa sekolah lanjutan atas yang tidak suka minum, kesempatannya untuk kehilangan kegadisan/keperjakaan, yang merupakan hadiah perkawinan termahal, adalah enam kali lebih kecil dibandingkan mereka yang minum alkohol baru-baru saja (Stan E. Weid, Ph.D., Predicting and Changing Teen Sexual Activity Rates [Salt Lake City, Utah: Institute for Research and Evaluation, Juli 1992], hal 28. Grafik statistik untuk Program Kehamilan Remaja Illinois [gambar 1]). Minuman keras dan obat-obatan terlarang merenggut moral seseorang.

06. Tak seorang pun ingin menjadi pecandu obat-obatan terlarang dengan anggota tubuhnya gemetar tanpa harapan, mengemis-ngemis atau merampok untuk mendapatkan uang pembeli obat berikutnya. Tetapi, anak lelaki yang duduk di sebelah Anda dalam mata pelajaran Aljabar dengan tas sekolah berisi mariyuana pasti bisa menggambarkan dengan istilah yang menarik bagaimana untuk pertama kalinya ia fly.

Anda lihat, semua dosa sama seperti itu. Setan adalah oknum yang cerdik. Ia menciptakan tahap berikutnya terlihat begitu memikat sehingga ia membuat Anda buta pada yang terjadi pada akhirnya.

“Kamu tahu kapan harus berhenti,” bisiknya ke telinga Anda.
“Cuma sekali ini saja.”
“Segelas bir tidak akan merugikan siapa pun.”
“Kamu bisa mengatasinya.”
“Pria-pria sejati melakukannya, jadi kenapa kamu tidak?”
Pria yang cerdas, wanita yang bervisi, pemuda atau pemudi seusia 19-an, yang tahu kelak mereka akan menjadi orang tua seperti apa, akan berkata, “Tidak akan mau.”

07. Wahai para pemudi, Allah tidak menghendaki keindahan lahiriah yang Anda miliki dipermainkan, disalahgunakan, dan dirusak oleh kejamnya mass media dan dunia hiburan yang hanya mencari keuntungan. Ini adalah teritori yang sangat sakral. Pemuda-pemuda, pikiran Anda bisa menjadi sahabat maupun sahabat organ seks Anda yang paling penting, atau menjadi musuh Anda yang utama. Pemikiran Anda bisa melakukan sesuatu yang tidak Anda sukai dan mencuri keintiman di tempat tidur apabila Anda menikah.

08. “Jaga hatimu,” kata Alkitab. Inilah satu-satunya yang akan Anda pikirkan! Anda menjadi milik Allah, atau milik iblis. Pilihan di tangan Anda, dan hadiahnya akan diberikan kepada seseorang yang sudah Anda pilih untuk menerima seluruh keberadaan Anda: mata, telinga, dan pikiran Anda.

Bersambung ke “Jangan Terkecoh!, Bagian Keempat”

Disadur dari buku “Jangan Terkecoh! (Pure Excitement)”
Ditulis oleh: Joe White
Halaman 40-75

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s