Istriku, Apa yang Kau Kerjakan Hari Ini?

Standard

Suatu hari ada seorang suami yang baru pulang dari pekerjaan dan mendapati tiga orang anaknya sedang berada di depan rumah. Semuanya asyik bermain lumpur dan masih memakai pakaian tidur. “Berarti semenjak bangun tidur, mereka pasti belum mandi dan berganti pakaian,” demikian pikir sang suami. Lalu dia melangkah hendak menuju ke dalam rumah. Di halaman depan dia melihat ada banyak kotak bekas bungkus makanan yang tersebar di mana-mana. Kertas bungkus dan plastik bertebaran tidak karuan, dan suami begitu terkejut ketika melihat pintu rumah pada bagian depan sedang dalam keadaan terbuka.

Begitu dia melewati pintu dan memasuki rumah, dia melihat keadaan yang kacau dan berantakan. Ada lampu yang pecah, televisi dalam keadaan menyala dengan volume maksimal. Boneka bertebaran di mana-mana. Pakaian acak-acakan tidak karuan menyebar ke seluruh penjuru ruangan. Dapur? Oh! Tempat cucian piring penuh dengan piring kotor. Sisa makanan tadi pagi masih ada di atas meja makan. Pintu lemari es terbuka lebar. Sang suami mencoba melihat lantai atas. Ia melangkahi boneka dan beberapa pakaian yang berserakan itu. Dia hendak bertemu dengan istrinya, adakah apa gerangan masalah yang serius dengannya.

Saat membuka kamar tidurnya, ia dikejutkan oleh air yang meluber dari kamar mandi, semua handuk berjatuhan di atas lantai, dan basah kuyup. Sabun telah berubah menjadi buih. Tisu kamar mandi sudah tidak berbentuk rupa, bentuk dan tempatnya. Cermin penuh dengan coretan-coretan odol, dan begitu melompat ke kamar tidur, ia mendapati istrinya sedang bermalas-malasan sambil tiduran dan membaca komik! Melihat kepanikan sang suami, sang istri hanya memandang kepadanya dengan tersenyum.

Dengan penuh keheranan sang suami bertanya, “Apa yang terjadi denganmu hari ini, wahai istriku?!” Sekali lagi sang istri hanya tersenyum sambil berkata, “Bukankah setiap kali pulang kerja, engkau selalu bertanya dengan nada penuh ketidak-puasan, ‘Apa sih yang kamu kerjakan seharian ini wahai istriku? Kelihatannya hidupmu santai sekali?’ bukankah begitu wahai suamiku tersayang?” “Betul” jawab sang suami. “Baik” kata sang istri, “Hari ini, aku tidak melakukan apa yang biasanya aku lakukan. Semoga melalui peristiwa ini, engkau tahu apa yang selama ini aku kerja dan lakukan.”

Pesan Moral: Penting sekali untuk kita belajar memahami akan usaha yang dilakukan oleh orang lain, yang sudah berjuang dengan sungguh-sungguh dalam menyelesaikan segala pekerjaannya, dan pengorbanan yang telah mereka lakukan agar kehidupan ini tetap menjadi seimbang. Jangan terlalu mudah dan “sempit” untuk menghakimi mereka dari apa yang tampak mereka lakukan, tetapi kita sebenarnya tidak mengetahui apa yang keseharian mereka lakukan. “Don’t judge book by the cover”. Tuhan memberkati.

Disarikan dari berbagai sumber..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s