A Little of Wisdom

Standard

Jangan pernah meremehkan dirimu. Karena Tuhan telah memberikan hidup bukan hanya karena kamu membutuhkannya, tetapi karena ada seseorang yang membutuhkanmu. Hidupmu dapat menjadi berkat bagi sesama.

Jangan hiraukan mereka yang telah menjelek-jelekkan dirimu. Siapa dirimu hanya Tuhan dan kamu yang tahu, hanya kamu yang menentukan, dan bukan mereka.

Menjadi yang “Terbaik” lebih penting dari pada sekadar menjadi yang “Pertama.”

Jangan terlalu bergantung pada orang lain. Percayalah bersama dengan Tuhan, kamu lebih kuat dari pada yang kamu pikirkan, hanya terkadang kamu kurang mempercayainya.

Jangan menangisi dia yang telah mengkhianatimu. Bersyukurlah, karena melalui peristiwa ini Tuhan telah menunjukkan bahwa dia bukanlah orang yang tepat bagi hidupmu.

Janganlah membuang percuma energimu untuk membalas orang yang berbuat jahat dalam hidupmu, ampuni mereka yang telah menyakiti hatimu, dan berkatilah kehidupan mereka.

Jangan pernah melarikan diri dari masalah, mereka akan selalu menghampiri kehidupan Anda. Hadapi, dan pelajari cara mengatasinya.

Jangan meremehkan dirimu. Kamu terlahir dengan banyak talenta. Manfaatkanlah. Mereka adalah jembatan menuju kebahagiaanmu.

Sesuatu yang dimulai dengan kebaikan, pada akhirnya akan menghasilkan kebaikan. Namun jika hasil akhirnya belum menunjukkan hal yang baik, maka itu bukanlah hasil akhir.

Rasa iri adalah merugikan. Luangkan waktu untuk bersyukur atas segala hal yang telah kamu miliki. Kamu terbaik dengan caramu sendiri.

Hidup selalu mempunyai banyak hal untuk membuatmu jatuh. Namun, apa yang benar-benar bisa membuatmu jatuh adalah sikapmu.

Janganlah pernah berpikir bahwa kamu bukan siapa-siapa, karena kamu tak pernah tahu bahwa ada seseorang yang berpikir kamu adalah segalanya. Melalui hidupmu, dapat menjadi berkat bagi mereka

Jangan pikirkan mereka yang telah membencimu, karena mereka hanya iri atas pribadimu yang jauh lebih baik dari mereka. Abaikan, dan teruslah melangkah berkarya terbaik.

Saya tidak bangga karena kesalahan saya. Tapi saya bangga karena saya dapat belajar dari kesalahan saya.

Jangan memandang rendah dirimu sendiri. Jika kamu tak bahagia dengan hidupmu saat ini, intropeksi diri dan berusahalah lebih baik.

Semua orang punya kelebihan dan kekurangan, tapi jika kamu tak bisa menghargai kekuranganmu, maka kamu tidak menghargai dirimu sendiri.

Jadi bersyukurlah apapun keadaan kita..
“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18).

Tuhan memberkati..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s