Pencuri Biskuit

Standard

Seorang temanku, yang pulang ke Afrika Selatan setelah tinggal lama di Eropa, terdampar cukup lama di Bandara Heathrow London. Setelah membeli secangkir kopi dan sebungkus kecil biskuit, dia berjalan dengan gontai, sambil menyeret kopernya yang berat, menuju sebuah meja kosong. Dia sedang membaca koran pagi ketika menyadari ada orang yang menimbulkan suara gemerisik di mejanya. Dari balik korannya, dengan tercengang dia melihat seorang pemuda berpakaian rapi mengambil biskuitnya. Temanku tidak ingin membuat onar, jadi dia mencondongkan badannya ke depan dan mengambil biskuit itu. Semenit dua menit kemudian pun berlalu. Terdengar lagi suara gemerisik. Ternyata pemuda itu mengambil satu lagi biskuit.

Ketika biskuit tinggal satu lagi, temanku itu menjadi geram, tapi tetap saja dia tidak berkata apa-apa. Kemudian, pemuda itu membagi dua biskuit itu, mendorong sepotong ke dekat temanku, memakan potongan biskuit yang ada padanya, lalu pergi.

Beberapa waktu kemudian, ketika pengeras suara menyerukan agar temanku datang untuk menunjukkan tiket pesawatnya, temanku itu masih geram. Bayangkan rasa malunya ketika dia membuka tasnya dan menemukan bungkusan biskuitnya ada di dalam tas. Ternyata tadi itu dialah yang memakan biskuit milik si pemuda!

Dikutip dari buku “Everyday Greatness 63 Kisah + 500 Kata-kata Bijak Terbaik untuk Menemukan Makna Hidup”
Ditulis oleh Dan P. Greyling
Halaman 329

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s