Malaikat yang Dipercayakan Tuhan

Standard

Suatu hari di Surga, ada percakapan seorang bayi dengan Tuhan, di mana bayi itu siap untuk dilahirkan ke dalam dunia. Dia bertanya kepada Tuhan..

Bayi: “Ya Tuhan, para malaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia. Bagaimana caraku untuk hidup di sana? Sedangkan aku begitu kecil dan lemah secara fisik..”
Tuhan: “Jangan takut dan khawatir, anak-Ku. Aku sudah memilih satu malaikat yang khusus untukmu. Dia akan menjaga dan mengasihi dirimu.”
Bayi: “Tetapi di Surga ini yang kulakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup menyenangkan bagiku..”

Tuhan: “Malaikatmu nanti juga akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi jauh lebih berbahagia.”
Bayi: “Dan, bagaimana aku dapat mengerti saat orang-orang di sekitarku berbicara kepadaku? Bukankah aku tidak dapat mengerti bahasa mereka, ya Tuhan?”
Tuhan: “Malaikatmu nantinya akan mengajarimu bahasa mereka dan dia akan berbicara kepadamu dengan bahasa paling indah yang pernah engkau dengar. Tentunya dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarimu..”

Bayi: “Apa yang akan kulakukan saat aku nantinya ingin berbicara kepada-Mu?”
Tuhan: “Malaikatmu akan mengajarimu bagaimana caranya untuk berdoa. Melalui doa, kamu dapat berbicara kepada-Ku, anak-Ku..”
Bayi: “Aku mendengar bahwa di bumi banyak orang yang berniat jahat, siapa yang nantinya akan melindungiku?”
Tuhan: “Malaikatmu nanti akan melindungimu, walaupun hal itu akan mengancam jiwanya sendiri..”
Bayi: “Tetapi pasti sedih rasanya karena aku tidak dapat melihat-Mu kembali..”
Tuhan: “Jangan takut, anak-Ku. Malaikatmu nantinya akan menceritakan kepadamu perihal diri-Ku. Dia akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa selalu dekat kepada-Ku, walau sesungguhnya Aku akan selalu setia berada di sisimu..”

Saat itu suasana di Surga begitu tenangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar. Dan sang bayi pun bertanya perlahan kepada Tuhan..

“Tuhan, jikalau aku harus pergi sekarang, maukah Engkau bersedia untuk memberitahuku siapa nama dari malaikat tersebut?”

Lalu jawab Tuhan..

“Kamu akan memanggil malaikatmu itu dengan panggilan.. Ibu..”

Selamat hari Ibu, 22 Desember 2011..

–Disadur dari berbagai sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s