Renungan Singkat: Goliat yang Terlalu Besar

Standard

Ada seorang raksasa yang mengintimidasi dan mempermalukan musuhnya di medan perang..

Suatu hari, di pihak musuh raksasa itu ada seorang gembala muda yang bernama Daud sedang mengunjungi kakak-kakaknya, dan dia bertanya, “Mengapa kalian tidak segera melawan raksasa itu?” Kakaknya yang sedang dilanda ketakutan menjawab, “Apakah kamu tidak melihat kalau dia terlalu BESAR untuk dipukul?!”

Daud menjawab kembali, “Tidak. Yang aku lihat bukanlah dia terlalu besar untuk dipukul, tetapi dia terlalu besar sehingga ngga mungkin ngga kena ketika dipukul.” Lalu Daud berdiri dan mengalahkan raksasa itu dengan senjata sederhana yang biasa dipakainya, ketapelnya.. (1 Samuel 17:4-58).

Masalah yang kita hadapi mungkin kurang lebih bernilai sama. Tetapi perspektif yang kita miliki berbeda-beda dan hal itu ikut mempengaruhi cara kita dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan tersebut. Hadapilah setiap permasalahan yang ada bukan dengan mengandalkan hikmat dan kekuatan kita sendiri, tetapi dengan mengandalkan Tuhan selalu.

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya” (1 Korintus 10:13).

–Disadur dari Renungan GBI Rehobot Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s