Intuisi adalah Sesuatu yang Spesifik

Standard

Pada akhir tahun 1500-an, ahli teh Jepang Sen Rikyu berhasil memformulasikan upacara minum teh Jepang dan mengembangkan intuisi yang tinggi melalui banyak upacara teh yang telah dijalaninya. Suatu saat, ketika dia sedang minum teh dengan Shogun Hideyoshi, Sen Rikyu berhasil membaca gerakan-gerakan tak biasa dari sang Shogun selama upacara.

Sen Rikyu berkata, “Saya kira Anda tidak perlu menyerang Korea.”

Sang Shogun terkejut. Memang dia telah merencanakan invansi ke Korea, tetapi karena sifat curiga dan hati-hatinya, tidak pernah dia membahas rencana tersebut dengan siapa pun. Entah bagaimana Sen Rikyu berhasil menebak maksud sang Shogun hanya dengan melihat gerak-geriknya.

Sen Rikyu adalah contoh sempurna seorang ahli kelas dunia yang telah berhasil mengasah intuisinya sampai ke tingkat tertinggi. Keahliannya memimpin upacara minum teh membuatnya mampu melihat jauh ke dalam hati orang-orang yang mengikuti upacara itu. Tabir yang diturunkan dengan hati-hati oleh Shogun Hideyoshi untuk menutupi rencana rahasianya juga mampu ditembusnya.

Shogun Hideyoshi marah besar mendengar perkataan Sen Rikyu, bukan karena nasihatnya tidak masuk di akal. Hideyoshi marah karena Sen Rikyu berhasil menebak maksud hatinya yang terdalam, yang ingin disembunyikannya sampai rencananya matang. Dalam angkara, dia langsung memerintahkan Sen Rikyu melakukan seppuku, sebuah upacara bunuh diri. Setahun kemudian, Hideyoshi mengirimkan 160.000 bala tentara ke Korea dan kalah telak.

Sen Rikyu memang memiliki intuisi yang bagus dalam menebak pikiran seseorang selama upacara minum teh, tetapi sayangnya dia bukanlah ahli tentang Shogun Hideyoshi. Andaikata dia mengerti bahwa intuisi yang peka di satu bidang tidak bisa ditransfer ke bidang lain, umurnya pasti akan lebih panjang. Hideyoshi dengan pengalaman perang berpuluh-puluh tahun di Jepang, juga terbukti memiliki intuisi yang salah tentang Korea, dan keputusannya mengakibatkan hilangnya ribuan nyawa dengan sia-sia.

Bagi Anda yang sudah puas mengecap pahit manisnya kehidupan, Anda pasti pernah mendapatkan intuisi, atau perasaan aneh yang muncul tiba-tiba. Sering kali, intuisi itu benar, walaupun tidak jarang juga salah. Meskipun demikian, intuisi yang kita dapatkan sehari-hari sering tidak bisa kita jelaskan. Contoh lainnya perihal intuisi adalah sebagai berikut..

Terjadi kebakaran di sebuah rumah tingkat satu di sebuah perumahan. Api berkobar di bagian belakang, di bagian dapur. Komandan pasukan pemadam kebakaran memimpin anak buahnya untuk menyemprot air ke dalam ruangan. Mereka masuk dan menuju ke belakang, menyiramkan sebanyak mungkin air ke api. Tetapi, api tetap berkobar ke arah mereka.

“Aneh,” pikir sang komandan. Air yang disemprotkan mestinya sudah cukup untuk memengaruhi nyala api. Penasaran, mereka terus menyiram, tetapi api tetap belum berhasil dipadamkan. Mereka mundur beberapa langkah untuk melakukan konsolidasi. Sang komandan mulai merasakan sesuatu yang salah. Dia tidak punya petunjuk apa pun kecuali sebuah firasat. Ada sesuatu yang salah mengenai rumah tersebut. Mengikuti perasaannya yang tidak enak, dia segera memerintahkan anak buahnya keluar dari bangunan tersebut.

Seketika setelah mereka meninggalkan bangunan, lantai tempat mereka berpijak runtuh, ditelan kobaran api dari ruangan bawah tanah. Entah apa yang terjadi jika mereka masih ada di sana.

Mengetahui rahasia kecil intuisi bisa membuat kita lebih bijaksana bila suatu saat nanti kita mendengar “sesuatu” dari dalam diri kita. Karena intuisi adalah hasil dari pengalaman dan pengetahuan yang mendalam yang sudah diverifikasi, kita hanya bertindak bijaksana bila memercayai intuisi untuk kasus-kasus yang berada di dalam bidang keahlian kita.

–It Pin Arifin

Berbijaksanalah dalam mengatakan atau hendak melakukan sesuatu. Kata-kata yang kita ucapkan dapat membangkitkan semangat orang lain, tetapi bisa juga membuat semangat orang lain menjadi down..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s