Kata-kata yang Tidak Patut dan Harus Diucapkan Kepada Pasangan Anda

Standard

Tidak ada hal yang lebih menyakitkan daripada memiliki komunikasi yang buruk dengan orang yang Anda kasihi. Kita berhubungan lewat komunikasi dan dengan itu hati kita menyatu. Jika hubungan itu terganggu, maka tinggal menunggu waktu saja sebelum seluruh hubungan itu teracuni. Dalam proses komunikasi, kita harus bijaksana untuk lebih memahami apa yang seharusnya tidak diucapkan daripada apa yang seharusnya diucapkan. Oleh karena itu saya mengumpulkan beberapa teman dekat dan menanyai tentang 27 hal yang tak patut diucapkan kepada pasangan Anda. Inilah daftarnya:

“Tadi ‘kan sudah kukatakan.”
“Kau persis seperti Ibumu.”
“Suasana hatimu selalu tidak menyenangkan.”
“Kau benar-benar tidak berpikir.”
“Itu salahmu.”
“Ada apa sih denganmu?”
“Yang kaulakukan cuma mengeluh.”
“Aku tidak dapat melakukan segala sesuatu hanya untuk menyenangkanmu.”
“Kau pantas menerima itu.”
“Mengapa kau tidak pernah mendengarkanku?”

“Tidak bisakah kau lebih bertanggung jawab?”
“Apa sih yang kaupikirkan?”
“Kau payah!”
“Aku tidak tahu mengapa aku bisa tahan terhadapmu.”
“Percuma saja bicara denganmu.”
“Aku bisa melakukan apa saja yang aku suka.”
“Kalau kau tidak suka, pergi saja.”
“Tidak bisakah kau melakukan segala sesuatu dengan benar?”
“Itu tolol sekali.”

“Yang kau lakukan cuma memikirkan dirimu sendiri.”
“Jika kau benar-benar mencintaiku, lakukan itu.”
“Kau seperti anak kecil saja.”
“Saling membalas itu layak.”
“Obati saja dirimu sendiri.”
“Apa masalahmu?”
“Aku tidak pernah bisa mengerti kamu.”
“Memangnya kau selalu yang paling benar?”

Pernikahan yang sehat adalah tempat berteduh yang aman bagi kita untuk bersantai dan melepaskan diri dari ketegangan hidup sehari-hari. Kita perlu mendengar hal-hal yang positif dari pasangan kita. Ketika mengumpulkan beberapa teman untuk mengungkapkan kepada saya tentang apa yang tidak patut diucapkan kepada pasangan kita, mereka juga menyarankan 37 hal yang mereka ingin dengar dari pasangan-pasangan mereka.

“Wow, hasil kerja yang bagus!”
“Kau luar biasa.”
“Itu benar-benar hebat.”
“Kau tampak luar biasa hari ini.”
“Aku merasa belum lengkap jika tidak bersamamu.”
“Aku menghargai segala yang kaulakukan untukku selama bertahun-tahun.”
“Kau nomor satu dalam hidupku, kemudian anak-anak, karier, teman, dan yang lainnya.”
“Aku bahagia menikah denganmu.”
“Kau sahabat terbaikku.”

“Jika aku harus mengulangi hidup ini, aku akan tetap menikah denganmu.”
“Aku menginginkanmu hari ini.”
“Aku kangen padamu hari ini.”
“Pikiranku tidak bisa lepas darimu.”
“Sungguh menyenangkan bangun tidur dengan kau di sisiku.”
“Aku akan selalu mencintaimu.”
“Aku suka melihat matamu yang bercahaya saat tersenyum.”
“Seperti biasanya, kau tampak hebat hari ini.”
“Aku mempercayaimu.”

“Aku akan selalu mengandalkanmu.”
“Kau membuatku merasa bahagia.”
“Aku sangat bangga menikah denganmu.”
“Maafkan aku.”
“Aku yang salah.”
“Apa yang kauinginkan?”
“Apa yang kaupikirkan?”
“Biarkan aku mendengarkanmu.”
“Kau sangat istimewa.”
“Aku tidak dapat membayangkan hidup tanpamu.”

“Aku berharap dapat menjadi pasangan yang lebih baik.”
“Apa yang dapat kubantu?”
“Doakan aku.”
“Aku mendoakanmu hari ini.”
“Setiap saat yang kita jalani bersama amatlah berharga.”
“Terima kasih karena kau mencintaiku.”
“Terima kasih karena kau menerimaku.”
“Terima kasih karena kau mau menjadi pasanganku.”
“Kau membuat hari-hariku semakin cerah.”

–Disarikan dari tulisan Dr. Steve Stephens

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s