Mendapatkan Sebuah Kehidupan

Standard

Apakah Anda begitu keras bekerja sehingga setiap hari pada pukul 3 sore, dengan diam-diam Anda ingin pulang dan tidur di atas sofa? Setiap profesi memiliki “masa-masa sibuk”–para akuntan dengan tenggat waktu pajak, para pengacara ketika berada di tengah-tengah sebuah kasus besar, dan tenaga penjual ketika akhir bulan. Selama masa-masa sibuk itu, kita cenderung menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan kita dan berusaha melampaui apa yang diharapkan.

Kerja keras adalah suatu kebajikan, tetapi kerja keras terus-menerus adalah suatu kekurangan. Sementara masa-masa sibuk dan pengorbanan-pengorbanan musiman dapat disesuaikan dalam jangka pendek, maka suatu budaya kerja yang menuntut pengorbanan waktu yang terus-menerus sehingga menjauhkan dari keluarga adalah racun bagi keberhasilan jangka panjang, baik bagi perusahaan maupun bagi individu. Kesibukan yang terus-menerus akan menjadikan roh kita lapar dan hal ini menghambat kreativitas dan gairah yang menuntun Anda kepada profesi Anda.

Jika saat ini Anda sedang bekerja di bawah suatu model hasil yang meyakini satu-satunya jalan menuju keberhasilan adalah melalui bekerja enam puluh sampai tujuh puluh jam seminggu dan menghancurkan janji-janji kepada diri Anda sendiri dan keluarga Anda, Anda perlu tahu ada jalan-jalan yang lain. Ada jalan-jalan menuju sukses yang cukup luas bagi keluarga, teman-teman, dan kesenangan. Kuncinya adalah kemampuan untuk mengetahui jalan-jalan tersebut dan keinginan untuk memilikinya.

Bagaimana Anda mengetahui jika Anda sedang berjalan pada jalur yang salah? Ketika Anda melihat salah satu bendera merah kehidupan terbesar mengatakan, “Ketika pekerjaan Anda menjadi kekuatan yang mendominasi, yang memengaruhi keluarga Anda dengan arah yang berlawanan, maka itulah waktunya untuk melakukan perubahan–suatu perubahan dalam sikap ataupun suatu perubahan dalam cara Anda bekerja.”

Berubah–Kalau Tidak..!

Kisah mengenai Roy Neel menggambarkan konsep untuk mengubah cara kita bekerja untuk membantu membangun sebuah jalan untuk keberhasilan yang bertahan lama dan sempurna. Kisah tentang Roy muncul di Newsweek pada 6 Maret 1995, yang menggambarkan dirinya sebagai deputi kepala staf dalam pemerintahan Clinton. Hari-hari Roy begitu penuh, ia bekerja 55 jam per minggu, dan selalu siap menerima panggilan telepon.

“Saya benar-benar lelah karena harus berjaga-jaga 24 jam sehari,” kata Neel. Sebuah episode yang tampaknya biasa tetapi penuh pergumulan dengan Walter, anak lelakinya yang berusia 9 tahun, meyakinkan dirinya bahwa bekerja, bahkan bagi Presiden Amerika Serikat, tidak sesuai dengan bayaran yang ia dapatkan. Walter dan ayahnya sedang menuju ke arah pintu untuk bermain baseball yang sudah lama dijanjikan ketika tiba-tiba telepon berbunyi. Telepon itu ternyata dari Presiden. Walter kecil tidak heran.

Ketika Neel muncul satu jam kemudian, Walter telah pergi. Ia membonceng seorang tetangganya, meninggalkan ayahnya yang masih menggenggam gagang telepon. “Masyarakat kita menderita schizophrenia (penyakit jiwa berupa suka mengasingkan diri,” kata Neel. “Kita memuji orang-orang yang ingin menyeimbangkan kehidupan mereka, tetapi memberi upah kepada mereka yang bekerja sampai mati.”

Neel mendengar panggilan yang menyadarkannya. Ia melihat bendera merah besar kehidupan dan menemukan sebuah jalan baru menuju sukses, jalan yang cukup besar untuk membawa Walter dan anggota keluarga lainnya di sepanjang perjalanan. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda siap untuk menemukan jalan baru Anda?

Selama sepuluh tahun, saya telah bergumul untuk menemukan sebuah jalan yang lebih sederhana tetapi berhasil untuk pekerjaan saya dan menjadi orangtua serta pasangan hidup seperti yang didambakan oleh keluarga saya. Saya telah menemukan sebuah jalan untuk melakukan kedua hal itu. Jalan itu saya temukan ketika saya mulai mengajukan kepada diri saya sendiri beberapa pertanyaan untuk menyelidiki jiwa saya. Saya menuliskan pertanyaan-pertanyaan tersebut di dalam buku harian saya, dan mendapati bahwa pertanyaan-pertanyaan itu menghantui saya setiap hari.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting karena menantang saya untuk menemukan berbagai perasaan mengenai arah dalam kebingungan dan dalam perubahan yang terjadi secara terus-menerus. Pertanyaan-pertanyaan tersebut membantu saya merasakan bahwa saya adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada diri saya sendiri.

Saya akan memulai dengan rangkuman daftar pertanyaan-pertanyaan pendek yang berkaitan dengan cara menemukan jalan menuju sukses yang sesuai dengan impian saya dan keluarga saya. Pertanyaan-pertanyaan kecil ini saya namakan, “Kebiasaan Hati”. Setiap kebiasaan hati dimaksudkan untuk menjadi suatu pengingat yang lembut tentang pemberian makan yang dibutuhkan untuk menyegarkan hati kita yang lapar. Ajukan ketigabelas pertanyaan di bawah ini kepada diri Anda sendiri setiap hari:

1. Apakah saya yakin tentang hal-hal yang paling penting?
2. Apakah saya membuat perubahan hari ini?
3. Apakah saya merasa aman dalam keadaan saya yang sesungguhnya, apa pun penampilan saya?
4. Apakah saya menjadwalkan saat teduh (bersama dengan Tuhan, tambahan Penulis) hari ini?
5. Apa yang saya lakukan untuk menunjukkan kepada keluarga saya bahwa saya mengasihi mereka?
6. Apakah saya melakukan semua komitmen saya (khususnya komitmen-komitmen di rumah?)
7. Apakah saya melindungi kejujuran dan integritas saya?
8. Apakah saya membaca atau mempelajari sesuatu yang baru?
9. Apakah saya tertawa keras hari ini?
10. Apakah saya adalah teladan yang unggul dalam pekerjaan saya hari ini?
11. Jika hari ini adalah hari libur, apakah saya beristirahat atau tidak bisa beristirahat?
12. Apakah saya menyediakan dukungan emosional bagi keluarga saya hari ini?
13. Apa perbedaan yang akan saya lakukan esok?

Hal terbesar yang pernah saya temukan adalah bahwa jika saya tertabrak sebuah truk besar dan tewas pada hari ini, pekerjaan saya akan digantikan oleh orang lain besok. Tetapi, saya tidak akan pernah bisa digantikan di rumah. Di rumah, saya akan dirindukan selamanya. Berhentilah memberikan kepada keluarga Anda sisa-sisa dari diri Anda. Gunakan pertanyaan-pertanyaan di atas untuk mengingatkan diri Anda sendiri bahwa sebuah jalan yang lebih lebar menuju keberhasilan ada di luar sana, sebuah jalan yang cukup besar bagi keluarga, teman-teman dan bagi kesenangan.

–Ditulis oleh Jeff Conley

Jeff Conley dijuluki oleh Speakers Platform sebagai salah satu dari sepuluh besar pembicara motivasional di dunia. Di rumah ia adalah seorang suami dan ayah yang penuh komitmen; dalam pekerjaan ia adalah CEO dari Jeff Conley Corporation, sebuah organisasi yang membantu para pengusaha untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, rekan kerja, dan keluarga. Ia menulis buku Habits of the Heart: Taking Paths to Success Wide Enough for Family, Friends, and Fun. Lihat situsnya di http://www.jeffconley.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s