Renungan Singkat: Bukan Tentang Kita, Kan?

Standard

Ada seekor iblis yang mendatangi teman-temannya yang lagi mengerumpi bareng..

“Teman-teman, coba kalian lihat hasil kerjaku yang barusan ini. Si A lagi disibukkan dengan masalah dan pekerjaannya, dan dia selalu merasa bahwa dirinya-lah yang paling benar. Haha.. Walaupun dia memang benar, tetapi dia telah jatuh dalam dosa keangkuhan dan telah kehilangan hadirat Tuhan di dalam hidupnya..”

Teman yang satunya juga tidak mau kalah..

“Hei, lihat juga pekerjaanku donk. Si B juga sudah jatuh ke dalam dosa dan telah kuintimidasi habis-habisan. Dia sekarang akan selalu merasa tertuduh dan tidak percaya lagi kalau Tuhan masih sangat mengasihi hidupnya. Seumur hidupnya dia akan menjadi milik kita..”

Iblis yang lain juga menimpali..

“Wah, kalian belum lihat hasil pekerjaanku sih. Coba lihat si C. Dia sibuk terus mengejar “Arti Kesuksesan” yang telah kuajarkan dalam hidupnya. Dia pasti tidak dapat melihat kasih karunia Allah dan tidak dapat mensyukuri setiap rahmat yang telah Tuhan beri. Dia akan menceburkan dirinya sendiri ke dalam berbagai-bagai hawa nafsu dan pencobaan, karena keinginannya untuk menjadi kaya..”

Dan, seekor iblis yang paling licik pun ikut berbicara..

“Wah-wah.. Kalian itu ngomong apa sih. Lihat si D. Dia kubiarkan asyik melayani di gereja. Ngga masalah bagiku, tapi mulutnya sudah kupenuhi dengan iri dengki dan gosip. Haha.. Pelayanannya tidak akan berbuah, malahan dia suatu hari kelak pasti akan merasa frustasi dengan hidup dan pelayanannya. Dan, akhirnya dia pun nantinya akan bersama dengan kita. Plus dengan membawa teman-temannya! Hahaha..”

Guys.. Mereka ngga lagi ngomongin kita, kan?

Biarlah hidup kita selalu memiliki respon hati yang benar, penuh dengan sikap rendah hati, hati yang selalu dipenuhi damai surgawi, di mana kita dapat selalu merasa kasih Bapa dan mengalami kasih karunia Allah di dalam kehidupan kita. Selalu mengucap syukur atas setiap rahmat yang telah Tuhan beri dan dapat “berbuah dengan lebat” supaya hanya nama Tuhan Yesus saja yang dipermuliakan melalui hidup kita. Dia sangat mengasihi hidup kita, dan bila ada dosa atau kesalahan segera bertobat dan kembali kepada-Nya. Amin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s