Tantangan buat Orang Ateis

Standard

“Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” (Matius 5:9).

Ada seorang tokoh ateisme yang selalu mencemoohkan kepercayaan kepada Kristus. Ke mana ia pergi, ia selalu berusaha mempengaruhi orang untuk tidak percaya kepada Tuhan, sebab dianggapnya hal itu sebagai suatu kebodohan. Pada suatu hari ia menantang orang Kristen di kotanya untuk mengadakan sebuah debat terbuka di hadapan umum mengenai manfaat ateisme dan kesia-siaan iman Kristen. Tantangan itu diterima oleh seorang pendeta, dan segeralah tersiar bahwa akan ada sebuah debat terbuka antara tokoh ateisme ini dengan pak pendeta.

Berita ini segera tersiar dengan cepat dan pada hari yang ditentukan lebih dari seribu orang telah berkumpul di gedung tempat perdebatan akan diadakan. Acaranya disepakati sebagai berikut: Tokoh ateis itu tampil sebagai pembicara utama untuk memberikan argumentasinya tentang manfaat ateisme, lalu pak pendeta sebagai pembicara menguraikan indahnya kekristenan, lalu setelah itu perdebatan boleh diadakan. Maka tampillah tokoh ateis ini menguraikan dengan kepandaiannya bersilat lidah bahwa ateisme itu sangat bermanfaat untuk kemajuan pemikiran manusia modern.

Pembicara kedua adalah pak pendeta. Ia tidak berbicara panjang lebar seperti lawannya tadi. Ia membawa 20 orang yang telah merasakan manfaat iman Kristen dalam kehidupan mereka dan pendeta tersebut mempersilakan mereka satu persatu menceritakan kesaksian hidupnya. Tampillah mereka satu persatu ke podium menceritakan kesaksiannya yang luar biasa, bagaimana suami yang meninggalkan istrinya dapat kembali kepada keluarganya, bagaimana orang yang dibelenggu dosa perjudian dan perzinahan dilepaskan, bagaimana Tuhan menolong anak-anak mereka dari perbudakan obat bius, bagaimana Tuhan telah menyembuhkan penyakit mereka, dan seterusnya.

Pada akhir kesaksian-kesaksian yang indah ini, semua orang yang hadir di gedung pertemuan itu merasa terharu dan suasana menjadi hening dan hikmat. Ketika moderator hendak memulai acara perdebatan, semua pengunjung berteriak supaya perdebatan tidak usah diadakan. Sebab sudah terbukti dengan jelas bahwa ateisme sama sekali tidak ada manfaatnya! Perdebatan tidak jadi dilakukan dan semua pulang dengan satu keyakinan bahwa iman Kristen itu sungguh sangat besar manfaatnya bagi manusia!

–Ditulis oleh Pdt. Ishak Sigianto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s