Sebuah Renungan Hari Pentakosta

Standard

“Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.” (Kisah para rasul 2:4).

Hari ini kita peringati sebagai hari Pentakosta, 50 hari setelah Paskah, ditandai dengan pencurahan Roh Kudus. Para rasul dipenuhi Roh Kudus dan berbicara dalam bahasa-bahasa lain yang bukan bahasa mereka. Pentakosta adalah momentum yang penting bagi gereja Tuhan di muka bumi. Gereja dipenuhi Roh Kudus dan tanda gereja dipenuhi Roh Kudus tidaklah ditentukan oleh banyaknya KKR yang diadakan, bukan juga karena adanya kesembuhan Ilahi atau yang jemaatnya mampu berbahasa lidah.

Dalam khotbah yang berjudul; “Bila Roh Kudus bekerja”, gereja yang dikuasai Roh Kudus adalah gereja yang bersaksi, bila Roh Kudus bekerja, maka orang percaya akan terdorong dengan sendirinya untuk menceritakan tentang Yesus kepada orang lain. Gereja yang dipenuhi Roh Kudus adalah gereja yang beriman, berharap, dan mengasihi.

Beriman berarti berserah diri sepenuhnya kepada Allah, beriman berarti gereja mempercayakan diri seutuhnya kepada Allah. Berharap berarti berjalan ke depan, tidak hanya menoleh ke belakang. Berharap berarti gereja berani terus maju ke depan dan berani menghadapi tantangan zaman. Mengasihi berarti menerjemahkan baik iman maupun pengharapannya itu dalam sikap dan tindakan nyata terhadap sesama, kepedulian yang tulus, mengulurkan tangan, saling berbagi.

Gereja yang dipenuhi Roh Kudus adalah gereja yang manusianya takut akan Tuhan dan merupakan agen pembaruan dan persatuan tubuh Kristus di tengah-tengah banyaknya pertikaian dalam gereja. Hakikat gereja semakin tidak dimengerti, gereja A bilang begini yang benar, sementara di gereja B bilang bukan, inilah akibatnya kalau Alkitab ditafsirkan dengan kemampuan kita, tanpa pertolongan Roh Kudus. Pemimpin gereja yang suka bertikai, harus mengoreksi diri, bukan mencari pembenaran diri dan orang percaya dituntut untuk mawas diri dan tidak hanyut dalam pertikaian yang tidak memuliakan Tuhan. Selamat hari Pentakosta.

(Disadur dari BBM pak Gembala)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s