Renungan Malam

Standard

Ulat tidak pernah mengeluh kenapa dia dilahirkan sebagai ulat yang berjalan lambat dengan merayap. Dia tidak pernah mengeluh karena bentuknya yang tidak cantik seperti burung merak. Dia hanya tahu bahwa Tuhan tidak pernah salah dalam merancang hidupnya. Ulat sadar bahwa suatu hari nanti, dia akan muncul sebagai seekor kupu-kupu yang begitu cantik dan menawan.

Saat ini apabila kehidupan kita seolah begitu “lambat” untuk maju, keadaan kita tampak tidak begitu enak untuk diceritakan, percayalah satu hal bahwa: Tuhan tidak pernah salah dalam merancang rencana-rencana-Nya yang indah di dalam kehidupan kita. Selalu ada berkat dan makna yang dapat kita petik, di balik semua yang kita alami.

Teruslah kuat di dalam Tuhan (dalam doa dan membaca firman-Nya), teruslah bekerja memberi yang terbaik, serta tetap berpikir positif dan percaya, bahwa: “Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11).

[thanks to Yenny Widya buat bbm-nya :)]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s