Sebuah Renungan Siang

Standard

“Jawab-Nya kepada mereka: “Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik! Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.” (Markus 7:6).

Yesaya menyampaikan ketidaksukaan Allah akan kemunafikan yang mewarnai puasa, perpuluhan dan ibadah Israel. Merupakan suatu kekejian bagi Tuhan. Ketika seseorang bersikap munafik dan tidak jujur dengan menggerakkan bibirnya dan mengeluarkan kata-kata manis seolah-olah meninggikan nama Tuhan, padahal sama sekali tidak ada rasa syukur dan hormat kepada Tuhan dalam hatinya.

Apa yang terjadi pada jaman nabi Yesaya juga terjadi pada jaman sekarang ini, banyak orang beribadah dengan motivasi mendapat sesuatu, mendapat untung, jarang ada yang mau membayar harga dalam mengikut Yesus. Alkitab selalu mengedepankan kualitas, dunia mengedepankan ukuran kuantitatif dan gereja sekarang ini pun, seakan-akan terpengaruh akan ukuran dunia.

Banyak pengkhotbah yang mengajarkan bahwa orang percaya harus menjadi kepala, menjadi kepala berarti kaya, sehat, sukses, semua diukur secara kuantitatif, deret angka. Sementara kalau kita miskin, sakit, gagal, berarti menjadi ekor, kurang beriman, itu rumusannya, padahal Tuhan tidak begitu.

Kesaksian selalu berputar soal kuantitas, bukan lagi kualitas hidup, umat kristiani menjadi “self oriented”, gila kaya, kehilangan kepekaan pada sesama. Padahal menjadi kepala menurut Alkitab adalah menjadi pemimpin, memberi arah, bukan soal kaya atau kuantitas, tapi kualitas. Menjadi kepala berarti menjadi orang yang berintegritas, menjadi teladan, namun sayang banyak orang merasa menjadi kepala, tapi sebenarnya menjadi ekor, karena tanpa daya tertarik dengan nilai dunia dan menjadi pengikutnya.

Jangan sampai Tuhan berkata: percuma kamu beribadah kepada-Ku, perintah Allah kamu abaikan dan kamu mengikuti perintah manusia, perintah pemimpin agama, bukan perintah Yesus.

(Sumber dari Broadcast BBM pak Gembala)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s