Kisah Burung yang Sedang Jatuh Cinta

Standard

A story reminder for us..🙂

Ada seekor burung yang sedang mengalami perasaan jatuh cinta kepada mawar yang berwarna putih, yang ia temui dalam sebuah perjalanan pada sebuah musim. Burung ini pun berusaha dengan berbagai cara untuk mengungkapkan dan menunjukkan perasaannya. Tetapi, mawar putih menjawab perasaan burung tersebut dengan jawaban,

“Aku tidak akan pernah mencintaimu..”

Mendengar jawaban tersebut, sang burung memutuskan untuk tidak menyerah. Setiap hari dia selalu datang untuk bertemu dan menyapa mawar putih. Akhirnya mawar putih menyerah dan berkata kepada burung ini..

“Oke.. Aku akan mencintaimu, jika.. Kamu dapat merubah warna kelopakku menjadi mawar yang berwarna merah..”

Sang burung memikirkan selama berhari-hari perihal bagaimana caranya: mengubah kelopak bunga yang awalnya berwarna putih menjadi berwarna merah. Hingga pada suatu hari, sang burung datang dan menjawab tantangan mawar putih. Di hadapan mawar putih, ia mengambil sebilah pisau dan memotong sayap-sayapnya, serta menyebarkan darahnya di seluruh kelopak bunga di mawar putih. Sampai akhirnya kelopak mawar putih berubah menjadi berwarna merah, akibat terkena darah dari burung tersebut.

Melihat hal itu, mawar putih tersadar perihal betapa besarnya cinta sang burung kepada dirinya. Tetapi semuanya telah terlambat, sang burung tidak akan pernah kembali lagi ke dunia karena dia telah kehabisan darah: demi membuat kelopak mawar putih berubah menjadi berwarna merah. Dia pergi untuk selamanya.. Mawar putih pun menyesal. Walau penyesalan itu sekarang sudah tidak berarti, yang pergi tidak akan pernah kembali lagi..

Kadang kita baru tersadar tentang arti sebuah cinta sejati, setelah orang yang sangat mencintai pergi meninggalkan kita. Nasihat orang bijak pernah berkata: “Menikahi orang yang kita cintai itu adalah hal yang biasa. Yang luar biasa adalah tetap mencintai orang yang sudah kita nikahi, sampai salah satu di antara kita kembali berpulang kepada-Nya..”

Hari ini berjanjilah untuk menjaga orang yang kita cintai dan yang mencintai kita. Hari ini cukup indah untuk mengatakan ungkapan cinta kita kepadanya, bukan? Menikah adalah sesuatu yang mudah, tetapi menjaga pernikahan agar tetap selalu utuh, itulah perjuangan yang sebenarnya. Janganlah mencintai dan mencari kesempurnaan, tetapi cintailah ketidak-sempurnaan dengan cara yang sempurna. Sebelum semuanya terlambat, mulailah untuk mendengar, menghargai, menyayangi, dan memperhatikan pasanganmu. Berhentilah bersikap egois dan mementingkan dirimu sendiri..

(Disadur dari status FB Bp. Joko Waluyo..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s