Allah yang Mengejar

Standard

Allah mengikuti kita. Ia mengikuti kita dalam sepanjang hidup kita. “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa” (Mazmur 23:6).

Betapa suatu cara yang menakjubkan untuk menggambarkan siapa Allah. Dia adalah Allah yang mengejar kita!

Beranikah kita memimpikan Allah yang giat dan aktif, yang mengejar kita, membuntuti kita, mengikuti kita dengan kebajikan dan kemurahan sepanjang hari dalam kehidupan kita? Ia tidak sulit ditemui. Berikut ini kisah-kisah yang tertulis di Alkitab yang menceritakan bahwa benar Ialah Allah yang mengejar kita.

Ia ada di sana, di dalam Alkitab, mencari Adam dan Hawa. Mereka bersembunyi di semak-semak, sebagian untuk menutupi tubuh mereka, sebagian untuk menutupi dosa mereka. Apakah Allah menunggu mereka datang kepada-Nya? Tidak, kata-kata berikut ini bergema di dalam Taman. “Di manakah Engkau?” Allah bertanya (Kejadian 3:9), memulai pencarian untuk mengikuti anak-anakNya sampai anak-anakNya mengikuti-Nya.

Musa dapat menceritakan ini kepada Anda. Setelah empat puluh tahun di padang gurun, ia memandang ke belakang dan melihat semak yang menyala-nyala. Allah telah mengikutinya ke dalam padang belantara.

Yunus dapat menceritakan ini kepada Anda. Ia adalah seorang buronan di atas sebuah kapal ketika ia berpaling dan melihat awan-awan terbentuk. Allah telah mengikutinya ke lautan.

Murid-murid Yesus tahu seperti apa rasanya diikuti oleh Allah. Mereka terbenam dalam hujan dan menggigil kedinginan ketika mereka berpaling dan melihat Yesus berjalan. Allah telah mengikuti mereka di dalam badai.

Seorang wanita Samaria yang tidak dikenal, merasakan perasaan yang sama. Sendiri dalam kehidupan dan sendiri di pinggir sumur, ia berpaling dan melihat seorang Mesias berbicara. Allah telah mengikutinya sementara ia menderita.

Rasul Yohanes, yang dibuang ke Pulau Patmos, berpaling dan melihat langit-langit mulai terbuka. Allah telah mengikutinya dalam pembuangannya.

Lazarus telah mati selama tiga hari di dalam sebuah kubur yang tertutup ketika sebuah suara membangunkannya. Ia mengangkat kepalanya dan berpaling melihat Yesus. Allah telah mengikutinya ke liang kubur.

Rasul Petrus telah menyangkali Tuhannya dan kembali menjala ikan ketika ia mendengar namanya dan berpaling dan melihat Yesus menyiapkan sarapan. Allah telah mengikutinya walaupun ia gagal.

Dosa, padang belantara, laut, badai, rasa sakit, pembuangan, kematian tidak menghalangiNya-Allah kita adalah Allah yang mengikuti.

Merasakan:

Bacalah bersama-sama: Mazmur 139:7-12.

Sudahkah Anda merasakan DIA mengikuti Anda? Ia adalah Seseorang yang datang untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang. Sudahkah Anda merasakan-Nya mencari Anda? Ia tidak pernah menyerah mengejar kita, karena Ia menyayangi kita.

(Dikutip dari renungan CG)

Ketika kita berada di titik terendah dalam kehidupan kita: adanya berbagai masalah yang datang bertubi-tubi menghancurkan; tanpa kita sadari, Allah tetap mengikuti kita. Dengan cara apa? Bisa melalui mengirimkan beberapa teman yang men-support (menemani, mengajak bercanda, dukungan doa, mengirim kartu ucapan Natal), mengingatkan kita pada suatu ayat Firman Tuhan di dalam Alkitab, khotbah di gereja yang pas dengan apa yang kita alami.

Bahkan, masalah itu sendiri bisa menjadi “bentuk perhatian” atau sebagai pengingat dari Tuhan, untuk membawa kita kembali dekat pada-Nya. Membuat Dia sebagai satu-satunya di hati kita, hanya mengandalkan-Nya dalam hidup kita, tidak ada yang lain..

“Marilah, baiklah kita berperkara! –firman TUHAN–Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan hasil baik dari negeri itu.” (Yesaya 1:18-19).

“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s