Pemimpin yang Memimpin

Standard

“Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.” (Markus 10:43-44).

Pilpres masih di tahun 2014, tapi banyak orang, baik politisi, calon independen, maupun artis sudah mengambil ancang-ancang untuk menjadi capres. Memang sah-sah saja jika seseorang memiliki ambisi untuk jadi pemimpin dan ambisi itu sifatnya “netral”, tidak baik, tidak jahat. Yang membuat ia baik atau jahat adalah motivasi di baliknya. Ambisi yang berpusat pada kepentingan diri sendiri, ini yang jahat, seperti yang dikatakan Yeremia; “Masakan engkau mencari hal-hal yang besar bagimu sendiri? (Yeremia 45:5)”

Dalam buku “Pemimpin yang Memimpin”, kita perlu mempertanyakan apakah status sebagai pemimpin itu, benar-benar dimanfaatkan untuk memimpin? Karena alangkah banyaknya “pemimpin”, tapi betapa langkanya “kepemimpinan”. Kualitas kepemimpinan sangat ditentukan oleh motivasinya, hanya motivasi yang baik, yang bisa melahirkan pemimpin yang baik! Seperti, cuma benih yang baik, yang dapat menghasilkan tanaman yang baik.

Seorang pemimpin yang baik seharusnya memiliki motivasi untuk membangun, untuk mensejahterakan yang dipimpinnya dan bukan untuk menyamun atau karena ketakutan akan etnis atau agama tertentu yang memimpin, seperti yang kita saksikan di talk show di sebuah tv swasta.

Lalu siapa yang layak untuk dipilih? Yang layak dipilih bukanlah mereka yang bersuara lantang atau yang mengumbar janji-janji atau yang pintar memperalat sentimen-sentimen primordial. Yang layak adalah orang yang “walk the talk” orang yang perbuatannya sejalan dengan perkataannya, yang bisa menjadi contoh dan teladan bagi yang dipimpinnya.

Yang penting, kata Yesus, adalah mereka yang mau menjadi pelayan, berani berpeluh, berani berdarah dan berani lelah, melayani yang dipimpinnya dan bukan maunya dilayani, ia harus bersedia menjadi hamba.

(Ditulis dari broadcast bbm pak Gembala)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s