Cara Kerja Virus HIV

Standard

Penyakit AIDS (Acquired Immude Deficiency Syndrome), disebabkan oleh virus yang diberi nama HIV (Human Immunodeficiency Virus), yaitu virus yang menghancurkan sistem kekebalan tubuh manusia. Ada dua jenis virus HIV. HIV pertama dijumpai di Amerika Serikat dan Eropa, dan HIV kedua banyak dijumpai di Afrika. Kedua virus ini memang berbeda, tetapi cara kerjanya sama, yaitu membunuh sel-sel darah putih dalam tubuh manusia (limfosit T-4) yang merupakan benteng pertahanan tubuh terhadap berbagai macam penyakit. Sel-sel darah putih dilumpuhkan oleh HIV, sehingga tidak dapat berfungsi lagi. Dengan demikian infeksi yang seharusnya tidak berbahaya, bisa mendatangkan maut bagi penderita yang bersangkutan.

Cara kerja HIV sungguh sangat cerdik! Mula-mula virus HIV itu menempel pada permukaan sel-T tubuh manusia. Bagaimana sel sel-T itu menerima virus HIV? HIV ternyata sangat cerdik menyamar, ia tidak langsung membuka kartunya bahwa ia virus yang mematikan. HIV menyamar sebagai keluarga protein di mana pada bagian luarnya ada gliko-protein yang tak asing bagi sel-T. Jadi, diterimalah si jahat HIV itu di lingkungan sel-T. Tetapi setelah diterima, tak lama kemudian tampaklah belangnya: HIV, virus ini mulai masuk dan menghancurkan sel-T tersebut, hingga tidak dapat berfungsi sama sekali!

Apabila kita perhatikan cara kerja virus HIV ini, kita lihat kesamaannya dengan cara kerja iblis dalam dua hal:

1. Iblis sering kali menyamar bagaikan malaikat terang (2 Korintus 11:14). Manusia yang akan dijadikan mangsanya itu tidak sadar akan tipuan si iblis, sebab ia datang dengan “umpan-umpan yang manis”. Sekali manusia makan umpan itu, ia akan terjerat dan akhirnya hidupnya hancur.
2. Masa inkubasi HIV cukup lama: mulai dari HIV masuk sampai menjadi penyakit AIDS yang mengerikan membutuhkan waktu 5 sampai 10 tahun! Hal ini juga yang membuat manusia sering kali acuh tak acuh apabila diberi peringatan tentang bahaya dosa. Manusia terus berbuat dosa dengan pikiran: tidak akan terjadi penuaian dari akibat dosanya.

Dalam bahasa Yunani, untuk dosa dipakai kata “hamartia” yang artinya ialah melenceng dari sasaran yang harus dituju. Demikianlah dosa itu sudah demikian merusak hidup manusia sehingga tiap perbuatan manusia sudah melenceng dari sasaran yang Tuhan tentukan. Oleh karena itu, hanya kuasa Tuhan yang dapat membebaskan manusia dari belenggu dosa, melalui kuasa darah Kristus yang menyucikan manusia dari segala dosanya. (Disadur dari tulisan Pdt. Ishak Sugianto)

Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. Konsep ini digagas pada Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS pada tahun 1988. Sejak saat itu, ia mulai diperingati oleh pihak pemerintah, organisasi internasional dan yayasan amal di seluruh dunia. (Disarikan dari Wikipedia bahasa Indonesia).

Pernah dimuat dalam Buletin Phos edisi Desember 2012..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s