Wanita Hebat

Standard

Wanita Hebat bukan karena dia cantik..
Wanita Hebat bukan karena dia kaya..
Wanita Hebat bukan karena dia pintar..
dan,
Bukan pula di sampingnya ada pria ganteng
dan kaya..

Tetapi Wanita Hebat adalah wanita yang mampu untuk terus berdiri menyelesaikan masalahnya, mampu berdoa, dan percaya kepada TUHAN yang adalah sumber “Kekuatan”…

Wanita Hebat melukis kekuatan melalui proses kehidupan..
Bersabar saat tertekan..
Tersenyum saat hati menangis..
Diam saat terhina..
Mempesona karena memaafkan..
Mengasihi tanpa pamrih,
dan bertambah kuat di dalam ‘doa’ dan pengharapan..

Selamat hari Ibu..
Biar hidup kita sesuai dengan yang Tuhan berikan, menjadi Ibu yang bijaksana, dan mendidik anak-anak menjadi generasi yang takut akan Tuhan..

“Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan. Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.” (Amsal 31:10-12).

“Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya. Ia serupa kapal-kapal saudagar, dari jauh ia mendatangkan makanannya. Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan.” (Amsal 31:13-15).

“Ia membeli sebuah ladang yang diingininya, dan dari hasil tangannya kebun anggur ditanaminya. Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, ia menguatkan lengannya. Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan, pada malam hari pelitanya tidak padam.” (Amsal 31:16-18).

“Tangannya ditaruhnya pada jentera, jari-jarinya memegang pemintal. Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas, mengulurkan tangannya kepada yang miskin. Ia tidak takut kepada salju untuk seisi rumahnya, karena seluruh isi rumahnya berpakaian rangkap.” (Amsal 31:19-21).

“Ia membuat bagi dirinya permadani, lenan halus dan kain ungu pakaiannya. Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri. Ia membuat pakaian dari lenan, dan menjualnya, ia menyerahkan ikat pinggang kepada pedagang.” (Amsal 31:22-24).

“Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya. Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya, makanan kemalasan tidak dimakannya.” (Amsal 31:25-27).

“Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia: Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua. Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.” (Amsal 31:28-30).

“Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!” (Amsal 31:31).

(Disadur dari broadcast BBM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s