Monthly Archives: January 2013

Bai Fang Li

Standard

Bacaan : Yakobus 3:16-18
Setahun: Keluaran 40
Nats: Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. (Yakobus 3:16)

Judul: BAI FANG LI 

Bai Fang Li, pengayuh becak dari Tianjin, China, tinggal di gubuk tua, di lingkungan kumuh tempat tinggal para pengayuh becak dan pemulung. Tak ada perabotan berharga di rumahnya. Ia hanya punya  satu piring dan satu gelas kaleng sebagai alat makan. Ia tidur beralas karpet lama dengan selembar selimut tua sebagai penghangat, dan hanya diterangi lampu minyak. 

Penghasilan Bai sebenarnya dapat membuatnya hidup lebih layak. Namun, sejak usia 74, ia menyumbangkan sebagian besar penghasilannya ke panti asuhan di Tianjin, yang menampung 300 anak dan mengelola sekolah untuk anak dari keluarga kurang mampu. Ketika pada umur 91 tahun ia tak sanggup lagi mengayuh becak, Bai telah menyumbangkan uang sebesar 350.000 yuan (Rp472.500.000, 00)! Meski tak berlimpah harta, ia memutuskan untuk tidak memikirkan diri sendiri dan berani memberi. 

Firman Tuhan mengingatkan bahwa bila manusia hanya memikirkan dirinya sendiri, berarti ia sedang mengikuti hikmatnya sendiri. Dari situ, bisa timbul kekacauan dan kejahatan (ay. 16). Bagaimana tidak? Kerap karena mengejar keinginan sendiri, manusia lantas menghalalkan segala jalan. Padahal, keinginan adalah sesuatu yang tak pernah dapat terpuaskan. Hikmat yang dari atas berkebalikan dengan itu. 

Mari cermati kembali ayat 17. Jika Tuhan berdiam di dalam diri kita, Dia akan mengubahkan cara kita mengingini sesuatu. Tuhan akan menolong kita untuk berhenti menyenangkan diri sendiri, serta  bertumbuh semakin dewasa dengan menyenangkan Tuhan dan melayani sesama. –AW                

KEEGOISAN TAK PERNAH DAPAT DIPUASKAN 
HANYA BERSAMA YESUS HIDUP KITA DIPENUHKAN

Sumber: Renungan Harian Online

Advertisements

Spiritualitas Siap Juang

Standard

“Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,” (Efesus 5:18).

Digrebeknya rumah seorang artis yang diduga sedang menikmati narkoba, menjadi pemberitaan yang hangat. Memang siapapun bisa terpengaruh untuk memakai narkoba, dari orang biasa, pejabat, artis, penegak hukum, bahkan aktivis gereja termasuk anak hamba Tuhan terkenal. Paulus mengatakan bahwa orang yang mabuk anggur adalah orang yang dikuasai oleh pengaruh alkohol. Di era sekarang ini, orang yang sakaw adalah orang yang dipengaruhi narkoba, dikendalikan oleh kekuatan yang di luar dirinya.

Dalam buku “Spiritualitas Siap Juang”, Paulus menganalogikan orang yang penuh dengan Roh Kudus dengan orang yang mabuk anggur, persamaannya, sama-sama dikendalikan dan dikuasai oleh kekuatan dari luar dirinya, yang satu oleh alkohol atau narkoba, yang lain oleh Roh Kudus.

Banyak orang yang mengklaim bahwa mereka penuh dengan Roh Kudus, tapi kalau kita amati lebih dalam, mereka itu bukan dikuasai Roh Kudus, tapi mereka mau menguasai Roh Kudus. Mereka menyanjung Roh Kudus, tapi buntutnya, supaya Roh Kudus itu melayani kita, memenuhi kehendak kita, melaksanakan keinginan kita. Roh Kudus kita perlakukan sebagai roh pemberi sukses material, Roh Kudus kita perlakukan sebagai penangkal penyakit.

Firman Tuhan memperingatkan kita, “Janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah, sebab banyak nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.” (1 Yohanes 4:1). Oleh karena itu, ujilah setiap roh, jangan begitu mudah percaya, asal ada mujizat, apalagi kalau menyebut-nyebut nama Yesus, lalu kita sebut itu pekerjaan Roh Kudus, belum tentu!!!

Banyak orang akan berseru kepada-Ku; Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat, mengusir setan dan mengadakan mujizat demi nama-Mu? Dan Yesus menjawab; “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23)

(Ditulis dari broadcast BBM pak Gembala..)

Do This for Your Health!

Standard

“A heart at peace gives life to the body, but envy rots the bones.” (Proverbs 14:30, NIV)

It’s so easy to let the pressures and distractions of life pull our thoughts away from the Father. It doesn’t take long before we are so focused on earthly things that we feel overwhelmed and all stressed out. But, we weren’t meant to live anxious about life; we were meant to live in peace.

Did you know the best thing you can do for health is to set your heart at peace with God? Peace isn’t just a feeling, it’s a powerful position. Peace literally means “to set at one again.” In other words, we can be settled in our minds and hearts when we are in alignment with the Word of God. It is a position of life, strength and confidence!

Today, choose to keep your heart at peace by staying focused on God the Father. Give life to your body by staying in agreement with Him. Let His peace guard your heart so that you can be equipped to live the abundant life He has promised to you!

A PRAYER FOR TODAY
Heavenly Father, thank You for Your Word which is life to my soul. I praise You because You are the Prince of Peace, and You give peace to my heart and mind. I choose to stay focused on You today. Thank You for guiding my every step in Jesus’ name. Amen.

— Joel & Victoria Osteen

The difference between COMPLETE and FINISHED

Standard

No English dictionary has been able to adequately explain the difference between the two words. In a recently held linguistic competition in London, England, attended by the best in the world, Samsundar Balgobin, a Guyanese man from Bachelors Adventure, was the clear winner with a standing ovation lasting over 5 minutes. Here is his answer which made him receive an invitation to dine with the Queen. He won a trip to travel the world in style and a case of 25 year old Eldorado rum for his answer.

His final question was this.. How to explain the difference between COMPLETE and FINISHED in a way that is easy to understand. Some people say there is no difference between COMPLETE and FINISHED. Here is his astute answer..

When you marry the right woman, you are COMPLETE, and when you marry the wrong woman, you are FINISHED. And when the right one catches you with the wrong one, you are COMPLETELY FINISHED!

Meminta Hikmat

Standard

Tanggal: Selasa, 29 Januari 2013
Bacaan : Yakobus 1:1-8
Setahun: Keluaran 35-37
Nats: Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintanya kepada Allah. (Yakobus 1:5)

Judul: MEMINTA HIKMAT 

Seorang pemain golf profesional baru saja membuat pukulan bagus. Sayang, bolanya masuk ke sebuah kantong kertas pembungkus makanan yang dibuang sembarangan. Menurut peraturan, jika ia sengaja  mengeluarkan bola itu, maka ia mendapat hukuman. Namun kalau ia memukul bola bersama kantong kertas itu, ia tidak mungkin bisa memukul dengan baik. Si pemain pun berpikir sejenak untuk mencari  hikmat. Tak lama kemudian, ia mengambil korek dari sakunya dan membakar kantong kertas tadi. Sesudah itu, ia dapat memukul bola golf itu lagi dengan pukulan terbaiknya. 

Di perjalanan hidup ini, kerap kita menjumpai peristiwa yang tak terduga dan belum pernah kita alami. Sebagian di antaranya bisa jadi berupa ujian yang berat (ayat 1-3)–baik dalam berkeluarga, dalam membesarkan anak, dalam bekerja, dalam bergaul, dalam melayani Tuhan, dan dalam banyak aspek lain lagi. Kita membutuhkan hikmat untuk menghadapinya. Namun, dalam kondisi sulit, wawasan dan pengalaman kita bisa terasa tak cukup. Sebagai anak Tuhan, di mana kita dapat memperoleh hikmat untuk dapat memilih sikap dan tindakan  yang tepat? 

Yakobus memberi kita kelegaan bahwa bila kita merasa kekurangan hikmat, kita boleh memintanya kepada Allah (ay. 5). Asal kita meminta dengan iman, Dia akan memberikan hikmat itu tanpa syarat. Dia akan memberi kita hikmat praktis untuk mengatasi kesulitan kita. Dia akan memberi kita hikmat untuk dapat melihat sebuah keadaan sebagaimana Allah melihat sehingga kita tahu bagaimana bersikap  secara tepat bagi setiap pribadi dan dalam setiap situasi. –AW              

LIHATLAH MASALAH DARI CARA ALLAH MELIHAT MAKA IA TAKKAN TAMPAK SESULIT KETIKA IA PERTAMA TERLIHAT

Ditulis dari Renungan Harian Online..

Resolusi 2013 (Oleh: Pdt. Jusuf Soetanto)

Standard

Mari kita sambut tahun 2013 sebagai the year of maturity (kedewasaan dan kematangan rohani) and multiplication (pelipatgandaan) dengan senyum optimis! Setelah sepanjang tahun 2012 berbenah diri, kami telah mempersiapkan segala rencana dan program yang terarah di tahun 2013 supaya jemaat benar-benar mengalami kedewasaan dan pelipatgandaan.

Doa awal tahun

Singkat cerita, ketika saya berdoa pada awal tahun, Tuhan menyatakan bahwa saat ini kita sedang berada di persimpangan jalan, antara jalan lebar dan jalan sempit. Yang dimaksud dengan jalan di sini adalah banyaknya pilihan-pilihan dalam hidup, yang jika kita salah pilih, akan memimpin kita kepada kehancuran. Pilihan-pilihan hidup ini terletak pada hal-hal yang kita hadapi sehari-hari seperti memilih tempat berobat, memilih dokter, memilih calon menantu, memilih tempat bekerja, dan lain-lain.

Ada banyak masalah, dan banyak pilihan jawaban. Namun jangan memilih jawaban yang instan, pintas dan mudah, karena belum tentu benar. Tapi bertanyalah, apakah jalan itu sesuai dengan kehendak Tuhan? Apakah jalan itu membuat rohani kita bertumbuh?

Apapun masalahnya, percayalah kepada firman Tuhan. Meski jalan yang benar itu kelihatan sempit dan sulit, tetapi ketika melaluinya akan ada damai sejahtera. Tuhan sendiri yang mengatakan, “Akulah jalan, kebenaran, dan hidup.” Dia bukan hanya menyediakan jalan, tetapi di dalam jalan-Nya juga ada kehidupan, sehingga kita tidak mungkin meminta-minta atau kekurangan.

Dunia mengatakan bahwa ke depan ada kemungkinan tarif dasar listrik dan harga bahan bakar akan naik, tetapi ketika saya berdoa, Tuhan mengatakan bahwa pendapatan kita juga akan naik dan mengalami pelipatgandaan.

Tapi dengan satu syarat, kita siap untuk dibentuk Tuhan, siap menjadi dewasa dalam kerohanian, dan tidak suka mengeluh, melainkan selalu mengucap syukur dan bergantung kepada Tuhan. Sadarilah, bahwa Tuhan itu penuh belas kasihan, ketika kita tidak menuntut dan mau mengucap syukur.

Dia juga adalah “Alfa dan Omega”, tahu segala hal. Bahkan sebelum kita memasuki tahun 2013, Tuhan sudah ada dan mempersiapkan yang terbaik bagi kita. Oleh karena itu, jangan bingung, takut dan kuatir! Ikut Allah saja karena Dia itu Allah yang penuh kasih.

Ada seorang ibu mengeluh tentang masalah dalam keluarganya. Ia merasa masalahnya sangat sulit dan sudah putus asa, tetapi saya katakan bahwa masalah itu harus dihadapi bersama Tuhan. Tidak menuntut maksudnya bukan tidak boleh meminta apapun, tetapi sebelum meminta, hati kita harus beres dulu. Lalu saya ajak ibu itu berdoa, dan puji Tuhan, sekarang masalahnya sudah selesai, hubungannya dalam keluarga sudah dipulihkan. Saya percaya, doa orang benar jika dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Resolusi 2013

Berikut beberapa tips dalam mebghadapi tahun 2013:

Pertama, “Janganlah hatimu menjauh dari Tuhan..” (Yeremia 17:5c).

Jalan Tuhan adalah jalan yang benar dan membawa damai sejahtera. Jika ingin mengetahui jalan-Nya, hati kita harus melekat dengan Tuhan. Bagaimana caranya melekat? Dengan berdoa. Ketika hubungan suami istri dekat, mereka peka dengan sinyal-sinyal yang tersirat dari perilaku pasangannya. Demikian juga jika hubungan kita dengan Tuhan dekat, maka kita akan peka mendengar suara-Nya. Banyak cara Tuhan menuntun kita, bisa melalui khotbah, sahabat, suami istri atau anak-anak kita, bisa juga lewat mimpi, tapi semua harus dikonfirmasikan ke firman Tuhan. Firman Tuhan itu rambu-rambu, kalau dilarang olehnya, jangan dilanggar terus.

Kedua, jangan melupakan Tuhan dalam setiap perencanaan kita (judul perikop Yakobus 4:13-14).

Apapun masalah atau program yang akan Anda kerjakan, tanyalah Tuhan lebih dahulu, kemudian mintalah hikmat dan urapan dari Tuhan.

Ketiga, siap dibentuk.

Meski sakit, namun itu sementara. Dan perlu kita sadari bahwa Tuhan tidak hanya menghajar, memproses dan membentuk anak-Nya, tetapi juga membalut, memulihkan, dan mengasihi. Jadi jangan takut, setiap pembentukan dari Tuhan, akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik bagi hidup kita.

Keempat, hidup dengan rukun.

“Sungguh alangkah baik dan indahnya bila kita diam bersama dengan rukun” (Mazmur 133:1-3). Yang dimaksud rukun di sini adalah rukun dengan Tuhan dan rukun dengan keluarga. Ketika ada masalah dalam keluarga, jangan menuntut orang lain berubah, tetapi mulailah dari kita terlebih dahulu, dan Tuhan pasti akan mengubah sekeliling kita. Apapun masalahnya, terima apa adanya, jangan menuntut, maka Tuhan akan memerintahkan berkat dan kehidupan untuk selama-lamanya (Ulangan 28:2).

Kelima, seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudaran dalam kesukaran (Amsal 17:17).

Inilah ciri orang yang berkenan kepada Tuhan, hatinya penuh kasih dan ketulusan setiap waktu dan siap menjadi saudara bagi siapa pun dalam kesukaran. Ini juga menjadi rambu-rambu bagi kita dalam mencari sahabat, kolega dan partner bisnis, sehingga bisa menjadi berkat. Kiranya Tuhan menyertai langkah kita di sepanjang tahun 2013! Tuhan Yesus memberkati. (Pdt. Jusuf Soetanto)

(Ditulis dari Warta GMS Pusat..)

Tewas Setelah Bermain Game 40 Jam

Standard

Subject: Tewas Setelah Bermain Game 40 Jam

Siapa yang tidak suka dengan bermain game. Berbagai orang mempunyai alasan untuk mereka memainkan sebuah game, mulai dari sekedar untuk mengisi waktu luang, menghilangkan stres, sampai dengan karena hobi. Tapi sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik, contohnya pria asal China ini yang dinyatakan meninggal karena telah bermain game selama 40 jam. Pria yang diidentifikasi sebagai Xiao Jun, bermain game online selama 40 jam bukan sama sekali tidak istirahat. Ia sempat beberapa kali break untuk mengisi perutnya dan pergi ke toilet untuk buang air kecil.

The Star, Selasa (1/1/2013) melaporkan, Jun mulai bermain game seja pukul 2 pagi di Hari Natal, hingga kemudian ia ditemukan sudah tidak bernyawa lagi 40 jam kemudian. 

Mengaca dari pengalaman pahit tersebut, para gamer seharusnya sudah mulai memperhatikan kebugaran tubuhnya. Apabila sudah merasa lelah dan mengantuk, sebaiknya lekas tidur atau beristirahat. Untuk memulihkan kebugaran tubuh, selain makan dan istirahat yang cukup, sebaiknya diperlukan pula berolahraga ringan. Setelah bugar, barulah aktivitas nge-game boleh dilakukan kembali. Itupun dengan catatan, tidak boleh lebih dari 5 jam sehari. Selamat nge-game yang sehat.

(Disadur dari berbagai sumber..)