Respon yang Benar

Standard

Lukas 1:28-38

Ketika Malaikat mendatangi Maria dan menyampaikan berita ini “Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.”, tentu hal itu sangat mengejutkan Maria..”Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Kemudian malaikat menjelaskan bahwa “..Roh Kudus akan turun atasmu…..anak yang akan kau lahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.” Maria pasti sangat bingung dengan berita dan penjelasan dari malaikat tersebut.

Kemudian Maria menyerah dan berkata “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.”. Ketika Maria berserah dan percaya dan sepakat dengan Tuhan, ia menerima janji Allah tersebut, ia menjadi ibu dari Juruselamat dunia.

Dari ayat-ayat tersebut kita akan belajar :

1. SEPAKATLAH dengan TUHAN.

“Bagaimana hal itu mungkin terjadi?” Mungkin ada janji Tuhan yang Anda terima, namun kenyataan hidup nampaknya jauh dari apa yang Tuhan janjikan. Mustahil menurut pemikiran manusia. Respon yang perlu kita lakukan adalah berserah dan percaya. Usaha manusia tidak ada hubungannya dengan janji Allah.

Jika Anda ada dalam situasi yang membuat anda tidak bisa meresponi dengan positif, lebih baik DIAM! Ingat kisah Zakharia (ayah dari Yohanes Pembaptis) yang alami kebisuan? Tuhan bukan marah ketika melakukan hal tersebut kepada Zakharia. Zakharia dibuat bisu supaya tidak jatuh dalam dosa lewat perkataannya yang ragu-ragu / negatif, karena hal itu bisa menggagalkan rencana Tuhan dalam hidupnya.

“Diam” merupakan perintah Tuhan kepada bangsa Israel ketika mereka mengelilingi tembok Yerikho yang begitu besar dan kokoh. Kata-kata negatif yang keluar dari mulut kita akan membuat celah bagi iblis untuk masuk dan menanamkan keraguan dalam hidup kita.

Selain “diam”, nyanyikan puji-pujian bagi Tuhan dan perkatakan firman merupakan respon yang akan menjaga Anda untuk tetap SEPAKAT denganNYA.

Sepakat dengan Tuhan akan membuat kita makin bertumbuh dewasa dalam Tuhan.

2. Berani keluar dari “kotak’ / pola / sistem / zona nyaman!

Perkara-perkara besar seringkali lahir di luar sistem, di luar hal yang lazim terjadi. Jangan ilah-kan pola / comfort zone, jangan ‘mematok’ cara kerja Tuhan. Terbukalah untuk cara-cara baru, beranilah keluar dari zona nyaman. Di tahun 2013 ini Tuhan akan ‘melahirkan’ perkara-perkara besar melalui kita. Buat Maria apa yang ia alami itu di luar ’sistem’, di luar kebiasaan yang terjadi, tapi ia tahu Tuhan sedang melakukan perkara besar melaluinya.

Adakah kenyataan hidup yang Anda alami bertentangan dengan janji Tuhan yang Anda terima? Menurut Anda apakah Anda sudah meresponi janji Tuhan dengan positif? Ingatlah janji Tuhan yang Anda terima, sekalipun kenyataan hidup yang terjadi bertentangan dengan janji tersebut, tetaplah SEPAKAT dan percaya kepada-Nya.

Ambil waktu yang berharga ini untuk masing-masing memperkatakan Firman / janji Tuhan yang diterima. Contoh: “Tuhan, janji firman-Mu mengatakan bahwa: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu”.. aku percaya bahwa seisi keluarga ku akan bertobat dan diselamatkan.”

(Disadur dari Renungan CG Pusat..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s