The New Season of Hope & Blessings (Oleh: Pdt. Bambang Susanto)

Standard

Pertama-tama saya mengucapkan “Selamat Natal 2012 dan Tahun Baru 2013”. Melalui setiap peristiwa yang terjadi pada tahun 2012, kita dapat belajar dari setiap masalah, mengevaluasi kembali tentang apa yang perlu diperbaiki, dan semakin dewasa dalam Tuhan di Tahun Baru 2013. Doa saya agar visi GMS secara menyeluruh, “The Year of Increase” in all things, dapat terwujud, senantiasa tergenapi, dan dapat kita nikmati bersama.

Pada pagi itu ketika seberkas sinar mentari pagi masuk di sela jendela kamar, saya pun bangkit berdiri untuk membuka keseluruhan dari tirai tersebut. Sinar mentari pagi yang melambangkan hari, harapan, dan kesempatan baru yang sudah Tuhan sediakan di dalam hidup ini. Dan, kita pun sekarang sudah melewati dua puluh tujuh hari di tahun 2013. Hari-hari yang harus tetap kita jaga untuk tetap semangat dan penuh harap kepada Tuhan.

Menurut Kamus Wikipedia, pengertian dari kata “Hope” (Harapan) adalah keadaan emosional yang menunjukkan kepercayaan dan keyakinan akan hasil positif yang menghubungkan peristiwa, kejadian, dan keadaan di suatu kehidupan. Putus asa, patah hati, dan kehilangan harapan adalah lawan kata dari harapan itu sendiri.

Di dalam kehidupan ini, ada dua tipe orang yang memiliki respon berbeda ketika membuka tirai kehidupannya. Tipe pertama, adalah yang memandang sinar mentari sebagai harapan dan kesempatan baru, yang sudah Tuhan sediakan bagi hidupnya. Dia tidak menjadikan masa lalunya (yang kurang baik) sebagai sesuatu yang menentukan sikapnya untuk berbuat baik di masa kini. Masa lalu hanyalah sebuah pembelajaran agar tidak terulang kembali. Tipe yang kedua, adalah seseorang yang memandang hidup ini dengan sudut pandang putus asa, patah hati, dan kehilangan harapan. Tipe yang berlawanan dengan tipe yang pertama.

Saudara, hidup tidak selalu mudah dan bahkan tidak dapat ditebak. Tetapi selalu ada pengharapan di dalam Yesus dan kita tidak boleh menyerah. Tetap harapkan yang terbaik, dan yang memuliakan nama Tuhan lewat tindakan kita sehari-hari. Tetap berdoa meminta hikmat, tuntunan, dan mengandalkan penyertaan Roh Kudus dalam kehidupan ini (Yeremia 17:7-8). Jangan jadikan berbagai ujian dan tantangan yang diijinkan-Nya dalam kehidupan ini membuat iman kita goyah, bahkan semakin menjauh dari Tuhan. Setiap dari kita masih memiliki pilihan dalam hidup: apakah kita mau menyerah, atau terus berjuang memberi yang terbaik sambil berharap hanya kepada-Nya?

Dan saya percaya, jemaat GMS Surabaya Barat adalah orang-orang yang kuat di dalam Tuhan dan tidak akan mudah menyerah begitu saja terhadap setiap ujian dan tantangan. Bersama Yesus, jadikan cobaan kecil sebagai batu pijakan, jadikan cobaan besar sebagai batu loncatan supaya kita semakin meningkat dalam iman, harapan, dan percaya kita kepada-Nya. Kita akan menjadi orang yang tahan uji dan memiliki karakter Kristus di dalam hidup ini. Jadilah orang-orang “yang diharapkan atau dipercaya”, karena dunia melihat Yesus di dalam kita (Matius 5:13-16), dan hanya Dia satu-satunya jawaban bagi dunia ini (Kisah Para Rasul 4:11-12).

Leonard Ravenhill, seorang penginjil Inggris dan penulis yang berfokus pada doa dan kebangunan rohani, menuliskan hal ini kepada kita,

“Kita orang-orang Kristen adalah orang-orang yang berutang kepada semua orang di sepanjang waktu di semua tempat. Orang-orang itu buta–kita harus memimpin mereka. Orang-orang itu terikat–kita harus membebaskan mereka. Orang-orang yang berdosa adalah orang-orang yang menderita penyakit secara rohani–kita harus menyembuhkan mereka. Orang-orang tanpa Allah adalah mati–kita harus membangkitkan mereka dari kematian lewat kekuatan Roh Kudus.

Berapa banyak orang Kristen begitu membiarkan orang lain tersesat! Kita terus-menerus sangat malas, begitu teganya dan tak peduli! Seperti orang-orang di kota Laodikia yang serba memperbolehkan, serba longgar, penuh nafsu yang berkobar, dan sedang menantang Allah untuk memuntahkan kita dari mulut-Nya (Wahyu 3:14-22). Allah kasihanilah kami! Apakah di antara kita masih memiliki seperti seorang Musa yang berdiri di tengah jika Allah memutuskan untuk menghancurkan zaman yang penuh dosa ini? (Keluaran 32:1-14).

Apakah kita akan berdiri diam dengan ketidakpedulian yang diwarnai rasa puas diri ketika kita melihat seorang buta sedang berjalan di tepi jurang? Mengapa seakan langkah kaki kita begitu berat untuk menyelamatkan mereka yang berjalan tanpa henti di pinggir keabadian, dan yang satu langkah lagi akan menemui ajal? Mengapa di antara kita saat ini tidak peduli atas hilangnya banyak manusia yang perlu diselamatkan? Siapa saja, saya yakin, akan membuat upaya yang berani untuk menyelamatkan mereka dari bencana.”

Life starts here. Hidup dimulai di sini, saat kita memutuskan untuk tidak pernah menyerah, terus berjuang memberi yang terbaik, dan berharap serta percaya penuh pada Yesus. Berkat Tuhan yang terbaik menyertai hidup kita, “…. menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya” (1 Timotius 6:18-19).

Kita berharap untuk menjadi lebih dari pada orang-orang yang menang di tahun 2013, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Kita adalah umat pilihan Allah, imamat yang rajani, umat yang kudus, dan umat kepunyaan Allah sendiri (1 Petrus 2:9), untuk “Dipanggil Menjadi Berkat bagi Bangsa-bangsa” (Yesaya 42:6-7, yang merupakan visi dari GMS Barat). Biarlah kiranya hal ini terus digenapi dari waktu ke waktu. Haleluya…

“Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir, di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.” (Ibrani 6:19-20). Tuhan Yesus memberkati.

(oleh Pdt. Dr. Bambang Susanto, S.E., M.M., M.A.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s