Pencitraan Rohani

Standard

“Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi,” (Kolose 2:18).

Pencitraan, istilah yang marak dipakai akhir-akhir ini, khususnya menggambarkan para politisi atau penguasa yang berbuat sesuatu hal positif agar dipuji masyarakat. Tapi ternyata pencitraan juga bukan hanya milik politisi atau penguasa, para pemimpin agamapun juga memakai cara-cara ini agar umat percaya kepadanya.

Padahal sebenarnya kita sedang dipertontonkan dengan sebuah “kemunafikan” yang dibenci Tuhan Yesus. Para ahli Taurat berpuasa dan sengaja tampil dengan wajah lusuh seakan-akan menjalani perjalanan berat, sehingga orang melihat betapa beratnya perjuangan mereka, mereka melakukan ritual keagamaan untuk sebuah pujian, sebuah kepalsuan yang diikuti kepalsuan dan ironisnya berbaju kerohanian.

Rasul Paulus mengeritik mereka yang tampaknya sangat merendahkan diri dalam beribadah, padahal itu hanya sebuah tampilan yang berisi kepalsuan, bahkan dia mengatakan bahwa Allah tidak bisa dipermainkan. Orang yang penuh kepalsuan, munafik, adalah orang yang mempermainkan Allah, menganggap Allah itu mati, tidak bisa berbuat apa-apa, menganggap Allah itu buta dan bodoh. Mereka memanipulasi ibadah demi keuntungan diri dan tragisnya umat semakin terpukau dengan pencintraan, penampilan-penampilan palsu, karena berjubah kerohanian. Mulut pemimpin agama seringkali tersumbat untuk menyatakan kebenaran akibat kepalsuan.

Padahal Yesus mengajarkan agar kita mencintai kebenaran betapapun menyakitkan, jangan kepalsuan betapapun memukau. Pikirkanlah kebenaran! Katakanlah kebenaran! Lakukanlah kebenaran! Alkitab berkata: “Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.”

(Disadur dari broadcast BBM pak Gembala..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s