Periode Anak Belajar Kata-kata

Standard

Masa anak-anak adalah masa di mana manusia belajar banyak tentang lingkungan dan kehidupan yang terjadi di sekitarnya, mereka belajar dengan mendengar, melihat dan merasakan. Masa seperti ini merupakan hal penting bagi orangtua untuk mendidik anaknya dengan hal-hal yang positif, salah satunya dengan kalimat-kalimat yang baik yang ia dengar. Namun kebanyakan orangtua mengajarkan hal seperti itu di saat mereka sudah mulai bisa berbicara atau riang gembira berlari dan bermain. Lalu kapan pendidikan penting itu dimulai?

Seorang ahli mengatakan, masa di mana seorang anak mulai mendengar dan belajar “kata” adalah sejak mereka berada di dalam perut, di usia kehamilan tiga bulan, ia akan belajar kata dari apa yang diucapkan oleh sang ibu. Periode ini penting bagi ibu hamil agar berhati-hati dalam mengucapkan kalimat.

Masa selanjutnya ketika mereka mulai mencoba mengucapkan kata, antara 1 sampai 2 tahun. Di sini seorang anak tidak hanya akan belajar dengan mendengar dari ucapan sang ibu saja, namun anak akan belajar dari lingkungan rumah tangga seperti ayah dan kakak. Kata yang sering diucapkan oleh ayah, misalnya kata “kopi”, secara tidak sadar Anda melakukan repetition (pengulangan). Karena kata ini sering diucapkan oleh sang ayah, karena kebiasan minum kopi, kemudian kata itu ia dengar dari sang ibu dengan kalimat yang berbeda namun mengandung kata “kopi” misalnya, “Ayah mau Mama ambilkan kopinya sekarang?” dan hal itu terus terjadi sehingga anak akan mencoba mengucapkan kalimat yang sama.

Lalu bagaimana jadinya jika Anda mengucapkan kalimat kotor atau tidak baik? Tentu ia juga akan mencoba mengucapkan kalimat itu. Karena proses ini adalah proses pemrograman alam bawah sadar anak yang tentunya akan menentukan sikap, pola pikir, dan pola laku di masa mendatang.

Para ahli psikologis anak di Amerika mengatakan jika anak sering mendengar kata negatif, misalnya tentang seks, hal ini dapat merusak harga diri dan sikap terhadap seks dan seksualitas di masa dewasa. Ini penting bagi Anda untuk tidak bertengkar di depan anak-anak. Karena ketika bertengkar, emosi biasanya tidak terkontrol dan dapat mengucapkan kalimat-kalimat yang tidak baik untuk didengar oleh anak Anda.

Periode selanjutnya adalah di mana anak sudah mulai berbicara sekitar 2 sampai 12 tahun. Ini adalah fase penting, biasanya anak akan mulai bertanya tentang suatu kata yang jarang ia dengar, atau pertama kali ia lihat dan biasanya di masa ini anak sangat responsif terhadap kejadian di sekitarnya. Misalnya, ia menanyakan tentang kata “pembalut”, karena mungkin ia melihat iklan di TV tentang itu. Kemudian ia akan bertanya apa pembalut itu, Anda mencoba untuk menjelaskan, dan selanjutnya ia akan bertanya lagi kenapa orang menstruasi?

Cara menyikapi hal ini adalah dengan menjelaskan mereka dengan kalimat yang lebih sopan dan tidak langsung ke titik poin yang membuat ia bingung dan terus bertanya. Cobalah jawab mereka dengan “Pembalut adalah sejenis bahan untuk membalut luka yang berdarah, tapi apa yang adik liat di Tv itu adalah produk kebersihan untuk perempuan dewasa”. Biarkan mereka tahu, tetapi hindari mereka dengan kalimat yang kurang baik untuk didengarkan di masa ia masih terlalu lugu. Jadi, berhati-hatilah berbicara di depan anak-anak dan gunakan pilihan kalimat yang lebih sopan. Karena hal itu akan membantu membentuk karakter mereka di masa mendatang. (Disadur dari berbagai sumber).

Pernah dimuat dalam Buletin Phos edisi Juli 2013..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s