Tujuan & Kendaraan

Standard

Tujuan & Kendaraan

Sambil menikmati Ice Coffee Mocha yang saya ‘fusion’ kan dengan jajan tradisional kue lapis dan lupis di kedai kopi langganan saya minggu pagi, saya memutar kembali kiriman mentor saya kemarin malam. Memang baru pertama kali saya mendapat kiriman video inspirasi spiritual seperti ini dari Mentor saya. Saya terkejut memang, tapi sangat senang bisa bicara soal kehidupan spiritual bukan hanya soal bisnis.

“Terima kasih banyak Pak. Betul sekali video tadi. Hidup adalah amazing grace. Salvation adalah amazing grace. Itu sebabnya kita harus ingat bahwa hidup harus jadi berkat. I like most ‘hidup bukan cari happiness tapi Godliness’. Terima kasih Pak. Salam,” Begitu saya menyapanya.

Saya membukanya kembali pagi ini setelah mendengar khotbah pendeta yang senada. Begini salah satu kutipan indah yang saya mau bagikan,

Our MAIN GOAL IN LIFE IS: 

NOT happiness but GODLINESS, 

NOT reputation but CHARACTER, 

NOT wealth but VIRTUE, 

NOT fame but FAITH, 

NOT the approval of man but of GOD’.

Ini bukan main-main, karena hidup ini bukan permainan, seperti yang kita lihat di layar kaca tingkah polah politisi kita. Biasanya orang normal, tujuan hidup ya: happiness (kebahagiaan), reputation (reputasi), wealth (kekayaan materi alias uang), fame (popularitas) dan approval of man (perkenanan orang). 

5 “tujuan” itulah yang dikejar orang, sampai mengorbankan hidup itu sendiri, termasuk di dalamnya menantang maut di akhirat, menjual diri, termasuk harga diri, dan menjual iman..hanya untuk mendapat 5 “tujuan” yang membuatnya dianggap sukses di dunia ini.

Tapi ternyata itu semua bukan TUJUAN, bagi saya itu hanya KENDARAAN atau alat untuk mencapai tujuan. Banyak yang bingung mana tujuan dan mana kendaraan. Yang sibuk dengan kendaraan, LUPA tujuannya. Mati-matian bekerja untuk mendapat kendaraan, tapi kebingungan tujuan mana, mau dibawa ke mana kendaraan itu.

• Kebahagiaan adalah kendaraan, Godliness (kekudusan seperti Tuhan yang kudus) itu tujuan.

• Reputasi itu kendaraan, karakter itu tujuan.

• Kekayaan materi itu kendaraan, kebajikan itu tujuan.

• Popularitas itu kendaraan, Iman itu tujuan.

• Perkenanan orang itu kendaraan, perkenanan Tuhan itu tujuan.

Orang yang tahu persis TUJUAN-nya yakni GODLINESS, CHARACTER, VIRTUE, FAITH DAN APPROVAL OF GOD adalah orang yang PASTI BISA menguasai KENDARAAN yakni HAPPINESS, REPUTATION, WEALTH, FAME DAN APPROVAL OF MAN.

Memang ini tidak mudah, karena memang banyak orang sekarang yang sedang kebingungan akan tujuan dan kendaraan hidupnya. Akibatnya, hidupnya ‘cape deh’, lelah, letih dan bingung karena tidak pernah siap ketika ditanya ‘siap menghadap Bapa?’.

Mungkin banyak yang berbuat baik, memberi banyak supaya bisa berkenan pada Bapa, tapi semua itu fatamorgana. Karena tidak ada orang yang bisa mengimbangi kesalahan dengan perbuatan baik mereka. Di mata Tuhan, tidak ada orang yang bisa benar dengan berbuat baik. 

Itu sebabnya Tuhan menawarkan Iman karena dengan Faith-lah manusia mendapat Approval of God, yang membuat manusia bisa mencapai Godliness yang membentuk Characternya yang menambahkan Virtue. Hanya yang sampai tahap ini, orang bisa mengarahkan diri pada tujuan hidupnya dengan mengendarai kendaraannya dengan benar.

Bagaimana dengan Anda?

Kedai kopi Cikini, 10.30-1055. 20-12-15.

Ditulis oleh: Paulus Bambang W. Santoso

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s