Kasih di Sisi yang Benar

Standard

Lebih dari seratus tahun yang lalu di Inggris, kota West Stanley dilanda sebuah tragedi besar. Sebuah pertambangan runtuh, memerangkap dan membunuh banyak pekerja. Uskup Durham, Dr. Handley Moule, diminta untuk menyampaikan kata-kata penghiburan kepada mereka yang berduka. Ia berdiri di depan mulut tambang itu dan berkata,

“Pasti sangat sulit bagi kita untuk memahami alasan Tuhan membiarkan rencana buruk ini terjadi, tetapi kita mengenal-Nya dan kita percaya kepada-Nya. Semuanya pasti akan membaik.”

“Di rumah saya,” ia melanjutkan, “ada sebuah pembatas buku tua yang diberikan ibu kepada saya. Pembatas buku itu terbuat dari sutra. Ketika saya memeriksa sisi sebaliknya, saya hanya menemukan jalinan benang yang kusut, saling menyilang di antara yang lain. Itu terlihat seperti sebuah kerusakan besar. Mungkin ada yang berpikir bahwa orang yang mengerjakannya pasti tak tahu apa yang dikerjakannya. Namun, ketika saya membaliknya dan melihat dari sisi yang benar, saya dapat melihat bordiran yang sangat indah yang bertuliskan ALLAH ITU KASIH.”

“Hari ini kita melihatnya,” demikian nasihatnya, “dari sisi yang salah. Suatu hari nanti, kita akan melihatnya dari sudut yang lain dan akan memahaminya.”

(Ditulis dari sumber: Every Day Deserves a Chance..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s