Mengidolakan Seseorang

Standard

“Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.” (Keluaran 20:3).

Mengidolakan seseorang atau kelompok tertentu bukanlah sesuatu yang salah, sepanjang pemikiran dan sikap hidup sang idola memang menginspirasi, menyemangati, dan memberi keteladanan yang baik dan benar, serta tidak bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan. Namun sayangnya, banyak yang bukan hanya mengidolakan saja, namun sudah sampai di taraf mengkultusindividukan, bahkan mengilahkan. Seolah idola mereka adalah satu-satunya Tuhan yang suaranya wajib kita dengar, jauh melebihi kerinduan kita sendiri yang seharusnya mencari dan mendengar tuntunan suara-Nya bagi kehidupan kita.

Sedemikian fanatiknya mereka akan idola tersebut, sampai-sampai kita diarahkan untuk berpikir dan bertindak, harus seperti sang idola. Tidak sedikit orang yang sudah seperti “kerbau yang dicocok hidungnya”, mau menuruti apa saja yang dikatakan sang idola, tanpa mencernanya terlebih dahulu.

Yang lebih miris adalah tokoh yang diidolakan seringkali tidak menjadi panutan yang baik, mereka menyimpang dari nilai kebenaran firman Tuhan yang sejati. Bahkan tragisnya, mereka menggunakan ayat-ayat firman suci dan bertindak seolah mereka adalah wakil Tuhan satu-satunya di dunia ini. Padahal, wakil Tuhan yang terutama di dunia ini adalah keluarga kita, dan juga teman-teman sekitar yang memiliki kehidupan yang benar. Tuhan dapat memakai hidup mereka untuk menuntun langkah-langkah kita menuju arah yang lebih baik dan tetap berbuat benar.

Sebagai pengikut Kristus, kita seharusnya menjadi sumber bagi orang lain untuk mengenal Tuhan dengan benar. Tidak perlu sampai orang mengidolakan kita, yang terpenting adalah, “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:16). Paulus juga mengatakan bahwa kita adalah surat Kristus, yang dapat dibaca semua orang, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh Allah yang hidup (2 Korintus 3:3). Tuhan Yesus memberkati (ditulis dari berbagai sumber..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s