Harapan untuk Terus Melangkah

Standard

• Harapan untuk terus Melangkah

Sebuah pesawat udara bertenaga surya yang dinamai “Solar Impulse” dapat terbang siang-malam tanpa bahan bakar. Para penemunya, Bertrand Piccard dan Andre Borschberg, berharap dapat menerbangkan pesawat itu keliling dunia pada tahun 2015. Sembari terbang di sepanjang siang dengan menggunakan tenaga surya, pesawat itu juga mengumpulkan cukup banyak tenaga yang memampukannya untuk dapat terbang sepanjang malam.

Ketika matahari terbit di hari berikutnya, Piccard berkata,

“Fajar selalu membawa kembali harapan baru yang mendorong kami untuk bisa melanjutkan perjalanan.”

Pemikiran tentang “fajar yang membawa harapan baru bagi kita” membuat saya berpikir tentang Ratapan 3 yang merupakan bacaan Alkitab hari ini,

“Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap: Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!”

Meskipun umat Allah begitu merasa putus ada ketika kota Yerusalem diserang oleh pasukan Babel, Nabi Yeremia berkata bahwa mereka tetap memiliki alasan untuk berharap–mereka masih menerima kasih setia dan rahmat Tuhan. 

Terkadang pergumulan kita terasa semakin sulit di tengah gelapnya malam. Akan tetapi ketika fajar tiba, terbit harapan baru yang memampukan kita untuk terus melangkah. “Sepanjang malam ada tangisan,” kata pemazmur, “menjelang pagi terdengar sorak-sorai.” (Mazmur 30:6). (Ditulis dari sumber Renungan Harian).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s