Benih Mesir

Standard

Beberapa tahun yang lalu, Dr. Myles Munroe dan istri pergi ke Mesir dan ikut tur ke piramida. Mereka melihat makam Firaun, dan juga kereta perang serta gelang emas yang dimiliki oleh salah seorang penguasa Mesir. Artefak tersebut ditaruh dalam kotak kaca. Dalam salah satu kotak, ada beberapa benih jagung, gandum, dan maize (jagung Inggris). Keterangannya berbunyi begini,

“Benih-benih ini ditemukan di padang pasir Mesir, tidak jauh dari Sungai Nil, tempat yang begitu panas sehingga apa pun yang ada di bawah tanah dapat membatu dan awet selama ribuan tahun. Benih-benih ini berusia 6.000 tahun.”

Papan tandanya juga mengatakan bahwa beberapa benih kuno itu telah dikecambahkan. Pemerintah Mesir sudah mengambil benih yang berusia 6.000 tahun dan menanamnya, dan benih-benih tersebut benar-benar bertumbuh! Saat mereka menyilangkan benih-benih kuno tersebut dengan benih modern, mereka mendapatkan tanaman yang lebih baik. 

Benih-benih ini sudah berada di bawah tanah selama 6.000 tahun, tetapi tidak pernah kehilangan potensi bawaan mereka. Mereka ditakdirkan untuk menjadi seperti maksud mereka: tanaman yang bertumbuh penuh dan dapat memberi makan orang banyak. 

Tidak peduli berapa lama Anda sudah dibuat “membatu” oleh emosi Anda, keadaan hidup, atau pendapat orang lain, potensi bawaan Anda masih ada dalam diri Anda. Sang Penyalur Resmi menghubungkan Anda dengan Sang Pencipta sehingga Anda dapat memenuhi takdir Anda dan melakukan pekerjaan yang membuat Anda dilahirkan. (Ditulis oleh: Dr. Myles Munroe)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s