Bangkit Kembali

Standard

Kematangan seseorang bukan terletak pada seberapa sering dia terjatuh, tapi seberapa cepat dia bangkit kembali dari kejatuhannya. Pada tahun 1924, ada seorang usahawan yang bergerak di bidang makanan beku mengalami kebangkrutan. Namun hatinya tidak sedingin produk yang dijualnya. Dia tetap hangat dan menyala-nyala. Ia memulai lagi usahanya dari nol. 

Berapa modalnya? Tujuh dolar! Di sebuah sudut ruang sewa milik temannya, dia memulai lagi bisnisnya. 

Pada tahun 1929, hanya dalam waktu lima tahun, perusahaan makanan bekunya laku dijual seharga dua puluh dua juta dolar! Apakah dia berhenti sampai di situ? Tidak. Sampai di tahun kematiannya, yakni tahun 1956, Clarence Frank Birdseye II telah memiliki 300 hak paten dan makanan beku telah menjadi perusahaan jutaan dolar (billion-dollar industry).

Jika Birdseye memiliki semangat pantang menyerah, mengapa banyak di antara kita yang bila terjatuh malah terkesan “menikmati” kejatuhan tersebut dan larut dalam sikap mengasihani diri sendiri? Marilah kita belajar dari bola tenis. Ketika ia terjatuh, ia akan memantul kembali ke atas. Tetap andalkan Tuhan dalam kehidupan ini. Karena Dia masih sanggup untuk memberi ide-ide baru serta memberikan kita kekuatan untuk kembali bangkit dan berkarya dalam kehidupan. Tetap semangat kawan dalam menjalani hari-hari. Big God bless you :) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s