Renungan Imlek: Rancangan Tuhan itu Sempurna

Standard

Subject: Rancangan Tuhan itu Sempurna

Pada suatu ketika ada seorang petapa suci yang berkunjung ke sebuah negeri asing. Untuk menemani perjalanannya, ia membawa seekor ayam jago untuk membangunkannya di pagi hari dan keledai sebagai alat transportasi terutama di saat lelah, serta sebuah lampu tempel. 

Ketika tiba di sebuah desa, karena ia adalah seorang petapa suci, ia memilih untuk tidak menginap di penginapan yang ada di negeri tersebut karena tempat itu banyak digunakan untuk prostitusi. Semua orang menertawakan keputusannya. 

Ia berkata: “Tuhan itu baik dan apa yang dilakukan-Nya bagi hidupku adalah sempurna! Aku memilih tidur di hutan!” Kembali orang-orang di sana menertawakannya.

Setibanya di hutan dan waktu sudah mulai senja, si petapa suci tersebut menyalakan lampu untuk menyelesaikan segala sesuatunya sebelum ia tidur. Tiba-tiba sebuah angin kencang datang menjatuhkan lampu tersebut hingga padam. Petapa itu berkata: “Tuhan itu baik dan apa yang dilakukan-Nya bagi hidupku adalah sempurna!”

Di malam itu banyak hewan-hewan liar berdatangan. Ayam jago milik petapa tersebut pun kabur ketakutan. Beberapa pencuri juga datang mencuri keledai miliknya. Namun apa kalimat yang keluar dari si petapa itu, ketika pagi hari ia mendapati bahwa Ayam Jago dan Keledai miliknya menghilang?

Petapa itu tetap berkata: “Tuhan itu baik dan apa yang dilakukan-Nya bagi hidupku adalah sempurna!”

Petapa itu balik ke desa yang ditinggalkannya semalam. Ia sangat terkejut ketika mendapati sekelompok tentara musuh menyerbu desa pada malam hari itu, serta membunuh semua penduduk yang ada di desa, terutama yang tinggal di rumah-rumah besar termasuk penginapan. Ia juga mendapati bahwa tentara musuh juga melewati tempat di mana ia tidur di hutan. Jika lampu itu masih menyala, atau ayam jagonya berkokok atau mereka menjumpai keledainya. Maka ia pasti tidak akan ada lagi di dunia ini. 

Ia pun menghela napas dalam-dalam sambil berkata: “Tuhan itu sungguh baik dan Ia tahu apa yang aku butuhkan dan apa yang dilakukan-Nya bagi hidupku adalah sempurna!”

Bagi yang merayakannya, hari ini adalah hari Imlek untuk merayakan pergantian tahun kalender China dari tahun Monyet (年 2567) beralih ke tahun Ayam (年2568). Ingatlah bahwa kita tidak perlu mencari tahu mengenai masa depan dengan mencari tukang ramal, atau membaca garis tangan, sebab bisa jadi hal tersebut malah mengubah garis hidup yang begitu sempurna, yang sebelumnya telah Tuhan gariskan bagi hidup kita. Cukuplah kita perkatakan, “Tuhan itu baik dan apa yang dilakukan-Nya bagi hidupku adalah sempurna!”. 

恭喜 – 新年蒙恩 

Gōngxǐ – Xīnnián méng ēn

Selamat Tahun Baru China

萬事如意 

Wànshìrúyì

Semoga apa yang engkau harapkan terkabul

吉慶有餘 

Jíqìngyǒuyú 

Semoga kebahagiaanmu tanpa batas

新年的祝福,平日的希冀,愿你心境祥和、充满爱意,愿你的世界全是美满,愿你一切称心如意,快乐无比。

Xīnnián de zhùfú, píngrì de xījì, yuàn nǐ xīnjìng xiánghé, chōngmǎn ài yì, yuàn nǐ de shìjiè quán shì měimǎn, yuàn nǐ yīqiè chènxīn rúyì, kuàilè wúbǐ. 

Di hari Imlek ini (dan untuk seterusnya), biarlah hati kita selalu dipenuhi dengan kasih dan kedamaian, segala hal yang indah datang mengisi hidup, dan semua yang terbaik serta kegembiraan memenuhi hari-hari kita. 

Be strong in the Lord,

Big God bless you 🙂 
(Ditulis dari berbagai sumber..)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s