Ringkasan Khotbah: Gereja yang Diurapi

Standard

Ayat Bacaan: Kisah 2:1-18

Latar Belakang

• Sebelum Pentakosta: Kepenuhan Roh Kudus hanya terjadi pada orang-orang terpilih dan bersifat sementara (Bilangan 11:25-29). 

Sebelum Pentakosta, “kepenuhan Roh Kudus” adalah hal yang sangat jarang. Saat itu dipakai kata “hinggap”. Roh Kudus tidak dapat tinggal dalam hidup manusia, sebelum manusia tersebut menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Ada darah Yesus yang telah menguduskan hidup kita. 

• Para murid adalah orang biasa yang sangat sederhana (Kisah 1:10-11; Yohanes 7:52). 

Tuhan memilih orang-orang biasa, tidak terpilih. Zaman dahulu anak-anak Yahudi harus hafal kitab Taurat, kalau yang tidak hafal jadi nelayan, melakukan kegiatan-kegiatan biasa seperti manusia. Murid-murid Tuhan Yesus pun orang biasa, bukan yang hafal kitab Taurat. 

• Para murid berharap bahwa Yesus sendiri yang akan memulihkan Israel (Kisah 1:6-8). 

Lewat Ahok, kita belajar bahwa untuk mengerjakan perubahan harus dikerjakan secara bersama-sama. Kita dengan kuasa Tuhan yang memampukan adalah harapan bagi dunia ini. Jadilah perubahan. Bersikaplah sesuatu bagi lingkungan di sekitar kita. Ahok hanya melakukan sesuatu yang harus dilakukan. Kita berani menjadi berkat & terang Kristus bagi lingkungan kita. 

• Kepenuhan Roh Kudus diberikan bagi semua orang (Kisah 2:17, 15:7-9). 

Hari-hari ini adalah waktu & kesempatan yang tepat bagi kita untuk menjadi berkat & terang Kristus. Tema “Rebirth” tidak hanya bagi Gereja MDC, tetapi juga bagi bangsa Indonesia. 

• Runtuhnya tembok awal yang memisahkan bangsa-bangsa (Kisah 2:6-8)

Gereja yang diurapi adalah gereja yang diutus untuk memberitakan kabar baik bagi lingkungan di sekitar kita. Momen kepenuhan Roh Kudus terjadi supaya kita dapat dipakai untuk menjadi saksi dan melakukan sesuatu bagi bangsa ini. Setiap orang percaya telah diurapi untuk melakukan pekerjaan Allah (Efesus 1:16-19; Yohanes 14:12). 

Jangan batasi Tuhan. Jadikan hidup kita sebagai saluran berkat Tuhan bagi orang lain. Roh Kudus diberikan bukan untuk kepentingan diri kita sendiri, tetapi bagi orang lain (Efesus 3:20). Jadilah berkat & terang Kristus.

Jangan tinggalkan Indonesia. Indonesia bukanlah orang-orang demo berbaju putih dan bakar-bakar. Tetapi Indonesia itu kita, gereja Tuhan yang diurapi. Berikan hidup kita untuk menjadi berkat dan terang bagi bangsa ini. (Disarikan dari khotbah Ps. Agus Lianto di Gereja MDC, di ibadah ke-2). 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s