Ringkasan Khotbah: Forward

Standard

Banyak orang Kristen menjadi stuck, tidak pergi ke mana-mana, sekadar menerima Yesus sebagai Juruselamat, lalu kembali ke kehidupan lama. Kekristenan bukan tentang agama, tetapi tentang hubungan karib bersama-Nya. Mengenal-Nya butuh usaha sungguh-sungguh, tidak instan. Bertumbuh secara rohani melalui membaca Alkitab, bertumbuh bersama saudara-saudara rohani kita, melalui pemuridan. Kenapa harus melalui pemuridan? Pemuridan tidak pernah rumit. Sesederhana Tuhan Yesus dapat menjelaskan pada para nelayan. 

Markus 1:17

How to be a disciple: Follow Jesus, Fish for People, Fellowship with Believers

Ketika kita membagikan Injil, kita harus memahami maknanya. Kisah 2:36-38 adalah khotbah pertama yang dilakukan Petrus, seorang nelayan, setelah Tuhan Yesus naik ke Surga. Ketika Petrus berkhotbah ada 3000 orang bertobat. Kalau Tuhan Yesus dapat memakai nelayan, maka Dia juga dapat memakai kita. Di antara 3000 orang tersebut, ada yang pernah berteriak “salibkan Dia”. Tetapi ketika mendengar khotbah Petrus, hati mereka dijamah Tuhan. 

How should we respond to the Gospel?

1. Submit. Penundukan. Petrus menyampaikan bahwa Yesus itu Tuhan & Kristus. Menerima-Nya sebagai Juruselamat berarti menerima-Nya juga sebagai Tuhan. Kata “Tuhan” dalam bahasa Yunani, Kyrios. Artinya Dia sebagai Tuan, satu-satunya penguasa dalam hidup kita. Kita memberi hidup dan setiap rencana kita ke dalam tangan-Nya. Dia yang menguasai seluruh hidup dan waktu kita. 

Tidak hanya berdoa saat makan, tetapi juga memiliki waktu untuk berhubungan karib dengan-Nya. Setiap aspek dalam hidup kita, baik itu uang, waktu, hubungan dengan sesama, digunakan untuk memuliakan nama Tuhan. 

Macam-macam orang:

Natural Man: Kita yang duduk di takhta hati kita, Tuhan Yesus berada di luar hati. Carnal Man: Tuhan Yesus di dalam hati kita, tetapi kita yang duduk di takhta hati kita. Kalau ada masalah, Yesus yang duduk di takhta. Setelah masalah selesai, Yesus kembali turun dari takhta hati kita. Spiritual Man: Yesus selalu duduk di takhta hati dan menguasai hidup kita. 

2. Repent. Bertobat. Kisah 2:38. Pertobatan bukan saja tentang perasaan bersalah, tetapi menuntun hidup kita untuk berubah berbuat benar dan memuliakan Tuhan. Ada perputaran balik dari arah menuju dosa, berbalik untuk hidup berbuat benar. Contoh: Paulus. Ketika berjumpa Kristus, hidupnya berubah total (Kisah 26:18). Perasaan bersalah tidak cukup, ambil keputusan untuk meninggalkan perbuatan dosa dan berbuat benar. 

Understanding Jesus, overwhelming love, leads us to repentance. 

Injil kita dapat nikmati setiap hari, bukan pada saat kita mati. Kita dapat menyatakan ayat-ayat firman Tuhan di dalam Alkitab, bagi hidup kita. 

3. Proclaim. Menyatakan pada diri kita dan juga bagi orang lain. Kisah 2:36-38. Ada baptisan sebagai deklarasi iman, bahwa kita pengikut Tuhan dan meninggalkan jalan hidup yang lama. Tidak hanya dengan apa yang kita katakan, tetapi juga melalui perbuatan hidup kita yang memuliakan nama-Nya. Ketika hidup kita berubah, kita juga menyatakan iman kita pada orang lain di sekitar kita. 

Matius 28:19. Ada perintah dari-Nya untuk pergi dan menjadikan murid-murid Kristus, di manapun kita berada. Bagikan Injil, menyatakan apa yang Tuhan Yesus sudah lakukan dalam hidup kita. Roma 1:16: Jangan malu untuk memberitakan Injil. Kita malu memberitakan Injil ketika kita menyimpannya untuk diri kita sendiri. Itu sama saja dengan kita mengatakan pada sesama yang membutuhkan, “pergilah ke Neraka.”

Understanding the gospel results to claiming and proclaiming it. 

Kita tidak dipanggil hanya mengikut Yesus saja, tetapi juga untuk membagikan kasih-Nya.. (Disarikan dari khotbah Ps. Bodie Cruz, Victory Church Philippine, di Gereja MDC Ibadah ke-2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s