Ringkasan Khotbah: Life Transformation

Standard

Karunia terbesar yang kita miliki adalah karunia kehidupan -Mike Ditka

Pemberian terbesar dalam hidup ini adalah kehidupan. Bila kita tidak dapat menghargai pemberian yang sudah Tuhan berikan, maka sampai kapanpun kita tidak akan dapat berbahagia. Cara kita menghargai setiap pemberian Tuhan menentukan bagaimana kita memandang hidup dan menjadi berbahagia atas setiap pemberian dari-Nya. 

Yohanes 10:10 : Tuhan memiliki tujuan dalam memberi kehidupan. Supaya kita dapat diperkaya banyak hal, memiliki hidup yang dipuaskan dengan berkat dan kasih-Nya. 

Bagaimana kita dapat menjadi berkat bagi orang lain, bila kita sendiri tidak pernah puas dan tidak menghargai diri kita sendiri? Kita memiliki tanggung jawab untuk menyikapi dengan bijak terhadap segala sesuatu yang terjadi dalam hidup. Kehidupan seperti taman Eden harus dijaga, dipelihara, dikembangkan. Menjaga hidup dengan cara menyelaraskannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Kita harus bijaksana menjaganya agar tidak ada “rubah atau hewan lainnya” yang merusak hidup kita. 

Kisah 13:36 : Daud melakukan kehendak Tuhan pada zamannya, lalu ia mangkat. Dari ayat di atas kita belajar perihal ukuran sukses: Selesai melakukan seluruh kehendak Tuhan yang sudah dipercayakan dalam hidup. Bagi dunia, Tuhan Yesus gagal karena Dia hanya memiliki waktu melayani selama 3 tahun saja. Tetapi bagi Allah, Tuhan Yesus sukses melakukan tugas yang sudah dipercayakan pada-Nya. 

Jaga hati kita dengan benar. Jangan biarkan kekecewaan, tingkah laku orang lain yang menyakitkan.. mengacaukan kehidupan kita. Belajarlah mengampuni bersama dengan kekuatan Tuhan yang memampukan. Dan, jangan berhenti hanya di tahap “mengampuni” saja, tetapi kita belajar untuk melanjutkannya dengan: Melakukan kehendak Tuhan dan menyenangkan hati-Nya. Memiliki hidup yang berbuah bagi banyak orang, memiliki sukacita dalam hidup, dan pada akhirnya luka itu akan sembuh dengan sendirinya, dengan berjalannya waktu. 

Contoh: Yusuf. Walau sering disakiti dan dikecewakan, dia mau untuk mengampuni dan menyelesaikan tugas yang telah dipercayakan dalam hidupnya. Bila Yusuf terus mengeluh dan tidak melakukan apa yang sudah Tuhan percayakan dalam hidupnya, maka bisa jadi Yusuf akan tetap terus berada di dalam penjara dan dia tidak akan pernah menggenapi mimpi yang telah dipercayakan dalam hidupnya yakni dengan menjadi penguasa muda di Mesir. 

You have continue your life..

Bagaimana melakukan hehendak Tuhan?

1. 2 Korintus 5:17 : Lahir baru. Hubungan yang telah putus dengan Tuhan harus kembali dilanjutkan dan diperbaharui. Lahir baru adalah dasar awal dari kehidupan kita berjalan bersama dengan Tuhan. Lahir baru dan pertobatan melalui iman Tuhan Yesus adalah satu-satunya jalan. 

2. Mazmur 51:8 : Batin kita dipenuhi dengan kebenaran. Cukuplah rendah hati dan membuka hidup kita untuk menerima kebenaran firman Tuhan. Tugas kita mengisi hidup dengan membaca, merenungkan, dan melakukan kebenaran firman-Nya. Tugasnya Tuhan adalah mengingatkan firman-Nya dan menuntun kehidupan kita. Buka hati kita lebar-lebar terhadap Tuhan, percayalah bahwa Dia masih sanggup memberi yang terbaik bagi hidup kita. 

3. Roma 12:2 : Perubahan pola pikir dan karakter. Orang Kristen adalah orang yang dapat berubah dan dirubah untuk menjadi lebih baik. Hidup tidak hanya sekadar menerima Tuhan Yesus dalam hidup kita dan menjalani pelayanan, tetapi hidup kita harus berubah menjadi lebih baik. 

4. Yakobus 1:25 : Perilaku yang benar. Kita harus fokus terhadap hidup ini. Bertekun dan disiplin dalam melakukan kebenaran firman Tuhan, menunjukkan adanya perubahan perilaku dalam hidup ini. 

Marilah kita memiliki tindakan yang sesuai dengan kehendak Tuhan sehingga rupa Kristus menjadi semakin nyata dalam hidup kita. Watchman Nee mengatakan, “Tidak mungkin kita mengenal kehendak Kristus, bila karakter dan pribadi Kristus tidak semakin nyata dalam hidup kita.”

Amsal 28:5 : Carilah Tuhan, bertumbuhlah di dalam-Nya, embrace His truth, sehingga karakter Kristus semakin bertambah-tambah dalam kehidupan ini. Dia akan menuntun kita dari dalam hidup kita. Semakin bertambah karakter Kristus, semakin kita mengenal kehendak-Nya dalam hidup kita. 

Tuhan akan menyelesaikan rencana-Nya melalui gereja-Nya. Bila kita ingin menyelaraskan hidup kita dengan Tuhan, maka kita juga harus memiliki perspektif yang benar terhadap gereja Tuhan. Diselamatkan, bertumbuh dan melayani dalam komunitas orang-orang percaya. Menemukan fungsi kita di dalam tubuh Kristus dan mengembangkan talenta yang sudah dipercayakan-Nya dalam hidup ini. 

Setiap kita dapat dipakai Tuhan. Setiap kita memiliki potensi dan memiliki peranan yang tidak dapat digantikan orang lain, di dalam Tubuh Kristus. Carilah tempat kita di dalam Tubuh Kristus. Bertumbuhlah di dalam Tuhan, melayani dan menjadi berkat bagi sesama, serta tidak menjadi seorang Kristen yang egois dan “one man show”. Adanya Contact: Supaya kita dapat saling menjaga dan mempertanggung jawabkan hidup kita dengan menjadi berkat bagi sesama. Menjadi saksi Kristus melalui hidup kita yang dapat menjadi teladan dan terang Kristus tidak sama dengan bersaksi tentang Kristus. Orang lain dapat melihat kehidupan yang diubahkan dan memuliakan nama Tuhan..

(Ditulis dari khotbah Pdt. Andreas Rahardjo di Ibadah 1 di MDC Surabaya..)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s