Ringkasan Khotbah: Can Demons Possess a Christian

Standard

Sebuah kemenangan dapat terjadi bila kita mengetahui siapa dan bagaimana kekuatan lawan kita. Bukan untuk takut dan takluk kepadanya, tetapi untuk mengatasi dan mengalahkannya. Possess: dikuasai. 

Ayat Bacaan: Kolose 1:13; 1 Tesalonika 5:23; Filemon 1:9-13. 

Rencana setan: Membutakan orang-orang untuk mengenal Kristus dengan benar, orang-orang ditipu dan dibohongi bahwa hidup mereka tak berguna. Titik pertama kehidupan rohani kita bermula dari lahir baru, lalu kita harus terus bertumbuh sesuai dengan kehendak-Nya. Dari anak-anak rohani, bertumbuh terus menjadi dewasa, dan menjadi bapa-bapa rohani. 

Apakah orang Kristen dapat kerasukan? Contoh: Matius 16:21-23 (Petrus); Yohanes 13:2 & 27 (Yudas); Kisah 5:1-16 (Ananias & Safira)

Kerasukan: Di bawah pengaruh, punya ikatan. Selain lahir baru, kita juga membutuhkan pembaharuan pikiran (renewing our mind, Roma 12:2). What do you see, what do you think, what do you hear, what do you do, what do you say. 

2 Korintus 10:5 : Selaraskan dan tundukkan pikiran kita pada kehendak Kristus. Butuh pembaharuan budi dan jiwa secara terus menerus. Kita membutuhkan kuasa Tuhan untuk meruntuhkan “benteng pikiran” dalam hidup kita. 

Oppression: secara umum adalah serangan pada pikiran, pikiran yang dipengaruhi. Hiduplah berdisiplin dalam membaca kebenaran firman Tuhan. Seperti sebuah tekanan mental dan beban berat yang kita ngga tahu apa penyebabnya. 

Possession: dikendalikan oleh roh-roh jahat. Ada panah dari si jahat yang terus menerus dipanahkan. Kita harus memilih: Tunduk pada kebenaran firman Tuhan atau kita mengikuti pikiran dari si jahat. 

Markus 5:3-5: Tujuan utama setan: menghancurkan. Tujuan Anak Allah: memerdekakan. Kalau kita mendengar suara untuk mengakhiri hidup, itu pasti bukan kehendak Allah tapi suara setan. 

Kisah 19:18-19; Lukas 9:42

Heal: To free from errors (stronghold & sins / legal ground)

Legal ground: Sering pergi ke tempat alternatif, orang pintar, merupakan pintu masuk roh jahat untuk menghancurkan hidup kita. Butuh dilepaskan. 

Kisah 8:9-25

Legal Ground:
1. Dosa (Kejadian 4:7). Kalau tahu ada larangannya, jangan dilanggar. Nafsu yang baik itu dari Tuhan, tetapi harus ditaruh di tempat yang tepat, yakni pernikahan. Hidup harus disiplin dengan firman, kuduskan pikiran kita, segera bereskan hal-hal yang menyakiti hati Tuhan. 
2. Trauma: an emotional wound or shock that causes substansial, sometimes lasting damage to psychological development. Setan bisa memakai trauma kita di masa lalu, untuk menghalangi hidup kita berjalan bersama dengan Tuhan. 
3. Latar belakang keluarga yang berhubungan dengan okultimisme / agama palsu (Keluaran 20:3-5). Praktik Okultimisme: Ulangan 18:10-12. Setan mengetahui masa lalu kita dengan tepat, kita juga jangan menyerahkan masa depan kita padanya dengan mempercayai ramalan-ramalan. Hati-hati dengan familiar spirit, roh jahat yang dapat meniru keluarga yang kita kenal. 
4. Kekerasan. Anak yang lahir dari keluarga pemabuk / pecandu. Kalau ada kepahitan dengan orangtua, kita harus mengampuni mereka supaya tidak menjadi seperti mereka. Mendapat kekerasan fisik berlebihan. Pelecehan seksual dapat menjadi legal ground, yang dapat menjadi pintu masuk roh jahat. 

Apakah identitas kita? Kita yang percaya pada Tuhan Yesus adalah anak-anak Allah. Roh yang di dalam diri kita jauh lebih besar dari dunia. 

Langkah praktis: Nyatakan secara pribadi dengan ucapan kita tentang iman kita pada Kristus, kita adalah milik-Nya, bukan milik Iblis. Rendahkan diri kita dan mengakui setiap dosa yang kita ingat. Bertobat dan ampuni. Putuskan dan sangkali dengan ikatan kuasa setan apapun. Dilepaskan dari semua kutuk dan mulai usir keluar setan-setan tersebut. Ada kalanya kepahitan tidak hanya sekadar forgive dan forget, tetapi ada yang harus dibereskan dengan pelepasan dan pengampunan. Kadang luka itu begitu dalam, tetapi Tuhan sanggup memulihkan..

Ditulis dari khotbah Kak Lidya CSES, di retreat DK / HB MDC Surabaya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s