Oase Anugerah

Standard

“Tuhan, Engkau mengetahui segala keinginanku, dan keluhkupun tidak tersembunyi bagi-Mu;” (Mazmur 38:10).

Saat hadir dalam acara panel bersama dengan para orangtua yang mengalami berbagai peristiwa kehilangan, kami terkejut bahwa kami bisa belajar banyak dengan cara mendengarkan. Pada awalnya kami hadir dalam acara tersebut hanya untuk membantu orang lain yang sedang berduka, tetapi pada akhirnya kami dapat saling melengkapi.

Ada cerita seorang Ibu yang kehilangan anak perempuannya dikarenakan mengidap penyakit radang selaput otak, dan membagikan kebenaran sederhana yang menyentuh hati kami. Ketika terus menerus bertanya kepada Ayahnya “Mengapa?”, sang Ayah justru menjawab bahwa pertanyaan yang lebih baik dilontarkan adalah “Siapa?”. Ayahnya menjelaskan bahwa ia pasti tidak akan pernah mengerti alasan mengapa anaknya meninggalkan dunia ini dengan begitu cepat. Namun akan sangat membantu apabila ia berpikir akan siapakah pribadi Allah di balik semua tragedi yang dialaminya itu.

Mari merenungkan apa maknanya bagi hidup kita dalam menghadapi berbagai kesulitan yang mungkin diijinkan Tuhan untuk kita lalui hari-hari ini. Ketika menghadapi berbagai peristiwa tidak disangka-sangka dan bertanya “Siapa?” kita mendapat jawaban, “Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,” (2 Korintus 1:3). Saat kita lemah, kita akan mendapati, “Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, gunung batuku, tempat aku berlindung, perisaiku, tanduk keselamatanku, kota bentengku!” (Mazmur 18:3).

Ketika dosa dunia ini tampaknya sudah tidak tertahankan, kita tahu bahwa “Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!” (Roma 16:20).

Apabila pertanyaan “Mengapa Tuhan?” muncul dalam hati, sebaiknya kita bertanya, “Siapakah Engkau, Allah?” Lalu carilah Dia di dalam firman-Nya. Di padang gurun kedukaan, Tuhan menyediakan oase anugerah. (Diedit dari sumber Renungan Harian Online).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s