Ringkasan Khotbah: The Spirit of Prayer

Standard

Tetaplah berdoa. Tuhan masih belum pensiun untuk menjawab doa umat-Nya.

Ayat Bacaan: Keluaran 17:8-16, Lukas 18:1

Gereja Tuhan harus kembali pada “the spirit of prayer”, karena bila tidak, maka gereja hanya menjadi klub sosial. Generasi zaman now melakukan segala sesuatu tanpa doa mencari wajah Tuhan terlebih dahulu. Gereja menjadi benar-benar gereja bila gereja bangkit untuk menjadi rumah doa (Matius 21:13). Mezbah doa pribadi harus dibangun kembali di dalam kehidupan gereja Tuhan, karena hal ini menjadi pondasi. Apakah Tuhan masih mendapatkan umat-Nya berdoa?

Keluaran 17:14 : Warisan yang paling berharga bila kita dapat mengajar anak-anak kita untuk tetap berharap dan memiliki hubungan pribadi melalui doa-doa mereka dengan Tuhan. Jangan sampai kita memiliki yang terbaik dari dunia, tetapi kita kehilangan kuasa Tuhan dan mezbah doa pribadi kita dengan-Nya.

Setiap orang membutuhkan doa. Jangan berhenti berdoa, apapun keadaan yang dialami. Jadilah anak-anak Tuhan yang ketika mulai berdoa, setanpun lari ketakutan. Kalau kita memiliki kehidupan doa, maka kita menjadi rendah hati karena menyadari bahwa hidup kita terbatas. Serahkan setiap pemikiran kita kepada Tuhan, sehingga ketika semuanya dikuduskan di dalam doa, pemikiran itu lahir dari hati-Nya Tuhan. Bila pemikiran kita ada yang dijawab Tuhan, kita akan menjadi rendah hati, karena menyadari semuanya itu adalah berkat dari Tuhan.

Membangun perahu yang lebih besar atau berjalan di atas air?

Kalau kita berjalan di atas air, kalau kita lupa menggunakan iman, maka kita akan tenggelam. Kalau kita berjalan di atas perahu, sekalipun kita lupa menggunakan iman, kita tidak akan tenggelam. Tetaplah memakai iman kita dan memiliki hubungan yang karib dengan Tuhan, di manapun kita ditempatkan. Baik ataupun buruk keadaan yang dihadapi, tetaplah memiliki dan menaruh iman yang segar dan baru setiap hari bersama dengan Tuhan Yesus.

Penyakit gereja modern menurut A.W. Tozer: Kita bisa mengalami puji-pujian yang luar biasa, tetapi Tuhan Yesus berjalan keluar dari dalam gedung gereja karena diri-Nya tidak diinginkan lagi oleh gereja-Nya.

Jangan sampai kita membuka celah karena kita tidak berdoa. Marilah belajar bersama-sama dimulai dari membangun hubungan pribadi kita dengan-Nya.

Hal yang harus diingatkan, mengapa gereja harus berdoa..

1. Keluaran 17:8 : Masalah datang tanpa diundang. Itulah sebabnya kita perlu untuk tetap berdoa dan berjaga-jaga.

2. Keluaran 17:9 : Bekerja dan berdoa. Harus ada keseimbangan yang baik di antara keduanya.

3. Keluaran 17:11 : Ada dampak dari doa. Mungkin kita tidak melihat hasil doa secara langsung, tetapi ketika kita tetap berdoa, Tuhan bekerja dan melakukan sesuatu.

4. Keluaran 17:2 : Ada perjuangan di dalam doa. Membangun kehidupan doa harus dilatih dan didisiplin. George Muller: Doa bisa menembus setiap halangan. Walau kita sudah meninggal dunia, tetapi doa-doa kita tetap tinggal di bumi dan akan dijawab Tuhan menurut waktu-Nya yang terbaik. Berdoalah, sampai sesuatu dari Tuhan terjadi.

5. Keluaran 17:13 : Menjadi pendoa tidak populer. Tetapi jangan meremehkan pendoa, karena melalui doa-doa mereka, hidup kita dijagai dan kita tetap berjalan di jalan-jalanNya Tuhan.

6. Keluaran 17:15 : Doa adalah pengakuan akan kebesaran Allah.

Mari kita mengambil tekad untuk lebih lagi berdoa di tahun 2018 ini..

Ditulis dari khotbah Pdt. Andreas Rahardjo di Gereja MDC, di Ibadah Pk. 8 pagi..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s