Monthly Archives: February 2018

Terjebak Arus

Standard

“..beberapa orang telah menyimpang dari iman..” (1 Timotius 6:10).

Pada awal abad yang lalu, sebuah kapal terdampar di Kepulauan Scilly, di dekat pantai daratan Inggris. Sebenarnya saat itu laut dalam keadaan tenang dan cuacanya pun cerah, tetapi kapal tersebut terjebak arus berbahaya sehingga tanpa disadari arahnya telah menyimpang. Sebelum kapten dan para awak kapal menyadari apa yang telah terjadi, kapal tersebut sudah menabrak karang laut dan karam terlebih dahulu.

Dalam hidup ini ada banyak “arus kuat” yang juga dapat menjebak dan membawa kita pada kehancuran. Sayangnya, saat keadaan mengalami seperti “hanyut” secara rohani, biasanya hal tersebut tidak dengan segera kita sadari. Apalagi hal ini sering terjadi dengan perlahan dalam kehidupan. Kita baru mengetahui ketika kita sudah tidak berkuasa lagi dalam menolak kejahatan, dan sama sekali kehilangan hasrat untuk mengenal kebenaran.

Rasul Paulus ingin memastikan bahwa hal seperti ini tidak akan pernah menimpa jemaat yang digembalakan Timotius. Ia mendorong Timotius untuk tetap setia dalam mengajar segala sesuatu yang perlu diketahui jemaat. Dengan demikian mereka tidak akan menyimpang dari pengiringan mereka kepada Kristus dan iman mereka tidak akan “karam.”

Pada masa sekarang ini, ketika orang beriman mulai tergoda dengan kejahatan, semakin banyak orang yang secara perlahan jiwanya hanyut dan menjauh dari kebenaran Allah, doa, dan kehidupan yang beriman. Kita harus benar-benar merenungkan apa yang kita ketahui tentang Kristus, sehingga kita tidak akan pernah mengalami “terjebak arus dan karam” dalam kehidupan kerohanian kita.

Kompas firman Allah (Alkitab) akan menjaga kita dari karam kapal rohani kehidupan.

(Disadur dari sumber Renungan Harian Online..)

Advertisements